Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Galih Prasetyo

Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB
Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat
gejala campak pada bayi/shutterstock
baca 10 detik
  • Wabah campak di Bangladesh sejak Maret menyebabkan 130 anak meninggal dunia dan lebih dari 6.400 kasus dilaporkan.
  • Pemerintah meluncurkan program vaksinasi darurat bagi 1,3 juta anak guna menekan lonjakan kasus yang membebani rumah sakit.
  • Kekurangan pasokan vaksin menjadi kendala utama dalam menangani penyebaran penyakit menular yang sangat berbahaya bagi anak-anak tersebut.

Suara.com - Wabah Campak melanda Bangladesh dengan dampak mematikan. Setidaknya 130 anak dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari 6.400 kasus suspek tercatat sejak pertengahan Maret.

Otoritas kesehatan mengungkapkan lonjakan kasus terjadi sangat cepat.

“Jumlah anak yang terdampak dan angka kematian tahun ini lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Halimur Rashid dilansir dari Dailystar.

Rumah sakit di berbagai wilayah kewalahan Bangladesh menangani pasien.

Ratusan anak dilaporkan masuk fasilitas kesehatan setiap hari, terutama bayi di bawah sembilan bulan yang belum mendapat imunisasi lengkap.

Pemerintah pun bergerak cepat dengan meluncurkan program vaksinasi darurat.

Targetnya lebih dari 1,3 juta anak usia enam bulan hingga lima tahun segera mendapatkan perlindungan.

Tren penurunan kasus campak sampai minggi ke-12 tahun 2026. [Kemenkes]
Tren penurunan kasus campak sampai minggi ke-12 tahun 2026. [Kemenkes]

Namun, masalah ketersediaan vaksin menjadi sorotan utama. “Situasi ini disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi salah satu yang krusial adalah kekurangan vaksin,” ujar Rashid.

Pakar kesehatan masyarakat, Tajul Islam A Bari juga mengkritik respons pemerintah. Tajul menyebut kondisi saat ini menakutkan.

baca juga

“Dana sudah dialokasikan, tetapi vaksin tidak berhasil dipenuhi. Sekarang kita melihat dampaknya,” tegasnya.

Menurut World Health Organization, campak merupakan salah satu penyakit paling menular di dunia.

Penyakit ini menyebar melalui udara dan dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian, terutama pada anak-anak.

Gejala umumnya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, dan ruam di seluruh tubuh. Tanpa vaksinasi yang memadai, penyebaran virus ini sangat sulit dikendalikan.

Lonjakan kasus tahun ini menjadi peringatan keras bagi sistem kesehatan di negara Asia Selatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!

Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:46 WIB

Komisi IX DPR RI Dorong Jateng Gencarkan Imunisasi dan Edukasi, Antisipasi Lonjakan Campak

Komisi IX DPR RI Dorong Jateng Gencarkan Imunisasi dan Edukasi, Antisipasi Lonjakan Campak

DPR | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:14 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Sport | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:01 WIB

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×