Tangis Kopda Muslimin Pecah saat Diingatkan tentang Anaknya, "Tolong dijaga, kamu jadi Om yang baik ya Bul buat mereka

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 30 Juli 2022 | 12:30 WIB
Tangis Kopda Muslimin Pecah saat Diingatkan tentang Anaknya, "Tolong dijaga, kamu jadi Om yang baik ya Bul buat mereka
tangkapan layar percakapan diduga Kopda M dengan pekerjanya Kabul

PURWOKERTO.SUARA.COM, Kisah tragis menyertai pengungkapan kasus penembakan RW, istri anggota TNI di Jalan Cemara 3 Banyumanik, Semarang beberapa waktu lalu. Suami RW yang diduga otak dari aksi penembakan terhadap istrinya sendiri itu, Kopda Muslimin  diketahui meninggal di rumah orang tuanya di Kendal. 

Kopda Muslimin ditemukan mati lemas di rumah setelah sempat meminta maaf kepada orang tuanya. Sebelum ditemukan tewas, Kopda Muslimin diduga sempat menelepon pekerjanya, Kabul. 

Belakangan beredar video yang memerlihatkan percakapan Kabul dengan orang diduga Kopda Muslimin melalui sambungan telepon. 

Dalam percakapan itu, Kabul meminta Kopda M untuk pulang. Ia meyakinkan anak-anak Kopda M masih membutuhkan sosok sang ayah. 

“Wis telat Bul nek aku balik (sudah telat Bul kalau aku pulang),”

“Belum pak, anak-anak butuh bapak” (Kabul)

“Iya aku juga tahu bul”

Kopda M terdengar bicara dengan nada sedih dan menangis. Nadanya juga memperlihatkan ia sedang frustasi. Saat disinggung soal anak oleh Kabul, ia sempat menyebutkan nama-namanya dan meminta Kabul untuk menjaganya. Ia meminta Kabul menjadi om yang baik bagi anak-anaknya yang masih kecil. 

“Masih kecil bul, tolong dijaga ya bul”

Baca Juga: Kala Syair Sluku-sluku Bathok Karya Sunan Kalijaga Menggema di Kota Makkah, Banyak yang Tertegun

Kamu jadi om yang baik ya bul buat mereka”

Kabul tetap membujuk Kopda M untuk pulang

“Iya pak, tapi bapak pulang. Kalau gak ada bapak saya gak kuat pak”

Namun rayuan Kabul tak membuat Kopda M luluh. Ia tetap bersikukuh tak akan pulang. Ia bahkan mengaku menyerah. Hingga ia menyinggung soal sosok istrinya. 

“Aku nyerah bul, aku nyerah”

“Ibu galak bul, ibu nyeneni aku terus” (Ibu galak bul, ibu memarahi aku terus)

“Ndak pak, ibu gak galak,” Kabul menimpali

“Aku ora kuat” (aku tidak kuat)

“Bapak wis rausah balik bul, nek bali aku wis ora iso”(Bapak sudah tidak usah pulang bul, kalau pulang aku sudah tidak bisa)

“Iya pak dibicarakan dulu,”saran Kabul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI