WhatsApp Mengumumkan Tiga Fitur Privasi Baru

Purwokerto

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:39 WIB
WhatsApp Mengumumkan Tiga Fitur Privasi Baru
ilustrasi whatsapp (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Saat ini WhatsApp sedang membangun cara baru untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna untuk meningkatkan pengalaman saat menggunakan aplikasi.

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan melalui aku resminya di Facebook tentang tiga fitur privasi baru yang akan dirilis kepada pengguna di WhatsApp beta untuk Android, iOS, dan Desktop.

Tiga fitur privasi baru di WhatsApp yakni, keluar dari obrolan grup tanpa memberi tahu anggota grup, mengontrol siapa yang dapat melihat saat "online" di WhatsApp, dan mencegah tangkapan layar saat melihat pesan.

Disamping itu, WhatsApp sekarang meluncurkan kampanye global baru yang dimulai di India dan Inggris dan akan lebih banyak negara akan menyusul nanti.

Kampanye ini memberikan informasi kepada pengguna tentang fitur-fitur baru dan bagaimana WhatsApp mengamankan pengalaman mereka dengan menggunakan lapisan perlindungan yberbeda berkat fitur privasi mereka.

Meliputi enkripsi ujung ke ujung, verifikasi dua langkah, cadangan obrolan terenkripsi ujung ke ujung, dan banyak lagi.

Dilansir laman WABetaInfo, Kamis (11/8/2022), fokus kampanye mereka juga untuk mendidik orang-orang untuk memahami apa sebenarnya keamanan itu.

Termasuk di dalamnya penting melindungi pengguna tidak hanya ketika informasi dikirim, bahkan ketika itu disimpan (misalnya, dengan menggunakan cadangan terenkripsi ujung-ke-ujung).

PURWOKERTO.SUARA.COM Saat ini WhatsApp sedang membangun cara baru untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna untuk meningkatkan pengalaman saat menggunakan aplikasi.

baca juga

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan melalui aku resminya di Facebook tentang tiga fitur privasi baru yang akan dirilis kepada pengguna di WhatsApp beta untuk Android, iOS, dan Desktop.

Tiga fitur privasi baru di WhatsApp yakni, keluar dari obrolan grup tanpa memberi tahu anggota grup, mengontrol siapa yang dapat melihat saat "online" di WhatsApp, dan mencegah tangkapan layar saat melihat pesan.

Disamping itu, WhatsApp sekarang meluncurkan kampanye global baru yang dimulai di India dan Inggris dan akan lebih banyak negara akan menyusul nanti.

Kampanye ini memberikan informasi kepada pengguna tentang fitur-fitur baru dan bagaimana WhatsApp mengamankan pengalaman mereka dengan menggunakan lapisan perlindungan yberbeda berkat fitur privasi mereka.

Meliputi enkripsi ujung ke ujung, verifikasi dua langkah, cadangan obrolan terenkripsi ujung ke ujung, dan banyak lagi.

Dilansir laman WABetaInfo, Kamis (11/8/2022), fokus kampanye mereka juga untuk mendidik orang-orang untuk memahami apa sebenarnya keamanan itu.

Termasuk di dalamnya penting melindungi pengguna tidak hanya ketika informasi dikirim, bahkan ketika itu disimpan (misalnya, dengan menggunakan cadangan terenkripsi ujung-ke-ujung).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah 2 Hari Dikirim, Pesan di WhatsApp Dapat Dihapus

Setelah 2 Hari Dikirim, Pesan di WhatsApp Dapat Dihapus

Purwokerto | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:09 WIB

Update WhatsApp Dirilis, Keluar Grup Tanpa Ketahuan

Update WhatsApp Dirilis, Keluar Grup Tanpa Ketahuan

Purwokerto | Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:44 WIB

Update WhatsApp, TakBisa Lagi Screenshot Pesan Sekali Lihat (View Once)

Update WhatsApp, TakBisa Lagi Screenshot Pesan Sekali Lihat (View Once)

Purwokerto | Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:54 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×