Geng Motor Tebar Teror di Purwokerto, Konvoi Keliling Kota Sambil Acungkan Senjata Tajam

Purwokerto

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:13 WIB
Geng Motor Tebar Teror di Purwokerto, Konvoi Keliling Kota Sambil Acungkan Senjata Tajam
Sekelompok pemuda yang diantaranya nampak membawa senjata tajam swafoto dengan latar belakang Alun-alun Banyumas beredar di media sosial. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Aksi geng motor di Kabupaten Banyumas pada Minggu dinihari 14 Agustus 2020 memicu keresahan masyarakat. Bagaimana tidak, mereka konvoi keliling kota dengan menenteng senjata tajam, merobohkan motor di parkiran dan menyalakan roket petasan di Alun-alun Purwokerto.

Foto-foto dan video mereka ketika memegang senjata tajam seperti celurit dan samurai pun viral di media sosial. Selain itu, aksi mereka juga sempat terekam CCTV Dinas Perhubungan Banyumas. 

Di CCTV Alun-alun Purwokerto, tampak segerombolan pemotor berjalan zig-zag di Jl Jenderal Soedirman, tepat di depan Rita Supermall. Mereka menyalakan kembang api jenis roket sambil mengendarai sepe damotor. 

Polresta Banyumas yang mengendus aksi meresahkan ini bergerak cepat. Tim Sat Reskrim menyelidiki identitas anggota geng motor itu.

Hasilnya polisi berhasil menangkap 16 orang yang diduga anggota geng motor yang beraksi Minggu dinihari kemarin. Polis hingga kini terus mendalami pihak-pihak terkait dalam aksi ini.

"Polresta Banyumas sudah mengamankan 16 orang terkait geng motor yang meresahkan masyarakat Banyumas, kita terus mendalami untuk pengembangan dan akan mengamankan siapapun yang terlibat terkait hal ini," ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu melalui akun Instagramnya, Selasa 16 Agustus 2022.

"Jangan pernah mengganggu kondusivitas di Kabupaten Banyumas, kalau ada pasti akan saya tindak tegas," kata dia menambahkan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, juga memberi perhatian seirus pada kasus ini. Ia meminta mesyarakat tenang dan ikut berperan dengan memberikan informasi terkait aksi geng motor tersebut.

"Video video dari CCTV sedang kami kumpulkan. Apabila ada CCTV milik masyarakat yang bisa kami terima tolong kirim Wa ke no +628112814044," ujar Husein lewat Instagramnya.

baca juga

Dari CCTV yang dimiliki Pemkab Banyumas, Husein mendapat informasi ada sekitar 32 motor yang ikut konvoi geng motor meresahkan itu. Dalam video, aksi konvoi dilakukan pukul 03.03 WIB.

Mereka melewati Taman Andang Pangrenan dari arah selatan. Sampai di Simpang Srimaya belok kiri, sampai di Alun-alun Purwokerto menyebar melempar mercon ke berbagai arah.

Mereka tampak merobohkan motor-motor pengunjung alun-alun, menabrak rambu-rambu, lanjut ke arah barat sampai Kalibogor lalu belok kiri sampai Simpang Tanjung ke arah selatan.

Awal Mula Informasi Aksi Geng Motor Beredar

Kabar sejumlah geng motor berkeliaran pada malam hari sambil membawa senjata tajam di wilayah Kabupaten Banyumas awalnya beredar melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp dan media sosial (medsos) sejak Minggu (14/8/2022) malam.

Pesan suara yang beredar melalui WhatsApp, terdengar suara seorang perempuan mengimbau kepada pedagang di alun-alun agar pulang lebih awal dalam dengan durasi 38 detik.

"Assalamualaikum warahmatullahi wa barakotuh. Kepada seluruh anggota korlap nanti malam jualannya jangan terlalu malam pulangnya, untuk sementara pulang gasik. Dan anak cucunya jangan boleh keluyuran karena ada gangster udah dua malam membawa parang. Hati-hati mbok sampai kena sasaran," isi imbauan pesan suara tersebut.

"Nyuwunsewu sekali lagi, tadi bapak polisi datang ke sini memberitahukan kepada anggota alun-alun supaya jangan terlalu malam pulangnya untuk menjaga anak cucu kita supaya selamat," tambahnya.

Tidak ada informasi lebih lanjut di lokasi alun-alun mana yang dimaksud. Namun diyakini geng motor tersebut melintas di Alun-alun Banyumas berdasarkan foto yang beredar luas. Satu diantaranya bahkan nampak mengacungkan celurit.

Selain melalui pesan berantai, beredar potongan video sekelompok pemuda yang konvoi menggunakan sepeda motor sambil membunyikan klakson melintasi underpass Jenderal Soedirman Purwokerto.

Seperti dalam video yang diunggah akun Twitter @galangricop. Ia mengunggah potongan video yang berdurasi 25 detik. Namun tidak diketahui video tersebut berhubungan dengan foto yang berada di Alun-alun Banyumas atau tidak.

"B*jingan, arep melu-melu dadi klitih neng Purwokerto," tulis pemilik akun tersebut sambil mengunggah video.

Berkaitan dengan informasi geng motor yang beredar, Pedagang Lamongan Pandawa Lima, Ferditasus Meirohman (31) yang berjualan di sebelah utara Alun-alun Banyumas mengaku resah. Dirinya juga turut serta mendapat imbauan agar mulai malam ini tutup lebih gasik.

"Sudah dengar informasinya tadi pagi. Ya itu lah kami otomatis jadi resah. Karena pasti bakal mengurangi omset penjualan," katanya saat dikonfirmasi.

Ia tidak mengetahui kapan persisnya para gerombolan geng motor ini beraksi. Karena sejak berjualan dalam beberapa hari terakhir, tidak ada aktivitas meresahkan sampai pukul 23.00 WIB jam operasional warungnya.

"Saya biasa jualan sampai jam 11 malam. Tidak menjumpai ada geng motor itu. Tapi karena sudah ada imbauan ya mulai nanti malam saya mungkin bakal tutup lebih gasik lagi jam 9 atau 10 malem," terangnya.

Dirinya beserta pedagang lainnya berjumlah 50 an yang biasa berjualan sampai malam hari berharap agar pihak kepolisian bisa menangkap geng motor tersebut. Hal ini agar para pengunjung dan pedagang Alun-alun Banyumas tidak dibayangi rasa takut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi menjelaskan akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.

"Kami cek terlebih dahulu, akan kita tangkap," tulisnya singkat.

Pihak kepolisian mengaku selama ini selalu rutin melakukan patroli saat malam hari. Dengan beredarnya informasi sekelompok pemuda membawa senjata tajam, kepolisian berjanji akan menindak tegas. (Anang Firmansyah)

Caption : Sekelompok pemuda yang diantaranya nampak membawa senjata tajam swafoto dengan latar belakang Alun-alun Banyumas beredar di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Geng Motor di Purwokerto, Polresta Banyumas Tangkap 16 Remaja

Teror Geng Motor di Purwokerto, Polresta Banyumas Tangkap 16 Remaja

Purwokerto | Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:02 WIB

Cerita Murid SD N 2 Ciarus Banyumas Tiga Tahun Belajar Tanpa Atap

Cerita Murid SD N 2 Ciarus Banyumas Tiga Tahun Belajar Tanpa Atap

Purwokerto | Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:01 WIB

Anak Tersangkut Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ibu Bripka RR di Banyumas Sangat Terpukul dan Syok

Anak Tersangkut Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ibu Bripka RR di Banyumas Sangat Terpukul dan Syok

Purwokerto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×