PURWOKERTO.SUARA.COM, LAMPUNG- Belum tuntas penanganan kasus penembakan Brigadir J yang diduga diotaki Ferdy Sambo, aksi polisi menembak polisi kembali terjadi di tanah air. Aipda Karnain, anggota Polsek Way Pangubuan, Polres Lampung Tengah tewas ditembak sesama anggota Polri.
Ia ditembak rekannya sendiri, Aipda Rudi yang menjabat sebagai Kanit Provos Polsek Way Pengubuan.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pada Minggu (4/9/2022), sebelum kejadian, pelaku RS sempat mendatangi rumah AK.
Sementara anak dan istri korban berada di ruang keluarga. Seketika itu, terdengar bunyi letusan yang bukan hanya didengar keluarga, namun juga sampai ke telinga tetangga. Korban sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.
“Sudah dilakukan pertolongan, namun korban akhirnya meninggal dunia,”katanya
Setelah kejadian, RS sempat melarikan diri. Pihaknya lantas mengejar pelaku untuk memertanggungjawabkan perbuatannya. Selang 3 jam setelah kejadian, katanya, pelaku berhasil diamankan.
Korban sempat bungkam terkait kejadian itu. Namun setelah dilakukan pendekatan oleh Kapolres Lampung Tengah, pelaku mengakui perbuatannya.
“Bahwa yang dilakukan itu secara sadar dan ada rasa penyesalan,”katanya
Motif
Ia mengatakan, peristiwa itu dilatarbelakangi persoalan pribadi tersangka dengan korban. Persoalan itu sudah lama dirasakan dan membuat pelaku tidak nyaman.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, motif Aipda Rudi menembak rekannya diduga karena dendam. Menurutnya, pelaku dendam karena sering dihina, kemudian timbul sakit hati hingga nekat melakukan aksi pembunuhan.