PURWOKERTO.SUARA.COM- Miliki tubuh yang ideal adalah impian setiap orang, terutama untuk para wanita. Seperti yang kita ketahui, demi punya tubuh yang ideal, banyak orang yang melakukan diet keras dan sering kali menjurus ke diet yang ekstrem.
Salah satu contoh diet ekstrem yang biasa dilakukan adalah diet yang hanya mengkonsumsi air atau bahkan tidak sama sekali. Hal itu mereka lakukan untuk mendapatkan tubuh impian mereka.
Sayangnya, tindakan ini salah besar. Konsep diet yang diterapkan malah dapat menimbulkan nafsu makan yang lebih tinggi. Sehingga, porsi makanan yang masuk pun akan bertambah. Hasilnya, bukan mendapatkan tubuh yang ideal malah berat badan kita yang akan bertambah.
Sebenarnya ada cara yang sehat untuk mendapatkan tubuh yang ideal tanpa melakukan diet yang ekstrem, yaitu dengan menerapkan defisit kalori.
Apa itu defisit kalori?
Defisit kalori adalah sebuah metode dalam menurunkan berat badan dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan yang tubuh kita butuhkan. Dengan melakukan defisit kalori secara terkonsep maka dapat menghasilkan penurunan berat badan secara alami.
Namun, konsep ini tidak bisa semudah itu dijalankan. Kalian perlu mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh per harinya. Hal ini agar tubuh tidak kekurangan nutrisi walaupun kita menguranginya.
Seperti yang kita ketahui, kalori adalah sumber energi yang diperoleh dari minuman atau makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, mudahnya saat kalian mengonsumsi kalori yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang tubuh kalian bakar untuk menghasilkan energi, maka hal itu disebut dengan defisit kalori atau defisit energi.
Setiap harinya tubuh akan selalu membakar kalori yang dikenal sebagai total daily energy expenditure (TDEE) atau pengeluaran energi harian.
Baca Juga: Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Lalu bagaimana bisa mengurangi kalori dapat menurunkan berat badan?
Nah, saat kalian melakukan konsep defisit kalori maka jumlah kalori yang masuk di dalam tubuh akan berkurang. Oleh karena itu, tubuh akan secara alami mencari sumber lain sebagai bahan bakar untuk tetap menghasilkan energi.
Sumber lain itu adalah lemak yang disimpan oleh tubuh di beberapa bagian seperti perut, pinggul, paha dan yang lain. Hasilnya, tubuh kita akan mengalami penurunan secara alami.
Maka dari itu, buat kalian yang ingin menerapkan defisit kalori kalian harus memperhatikan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.
Sebagai contoh, kalian wanita berusia 25 tahun yang membutuhkan asupan kalori sebanyak 2.250 kkal/harinya. Lalu saat jam makan, kalian memakan sepiring nasi yang jumlahnya 135 kalori.
Itu baru nasi saja, belum lauknya. Dengan itu kalian bisa menggantinya dengan sumber karbohidrat yang lain namun bisa lebih mengenyangkan atau menguran. (Citra Safitra)