purwokerto

Keren! Aksi Petani Muda Purbalingga Sulap Limbah Jadi Berkah

Purwokerto Suara.Com
Selasa, 20 September 2022 | 05:30 WIB
Keren! Aksi Petani Muda Purbalingga Sulap Limbah Jadi Berkah
Kelompok Tani Muda Desa Kalimanah Wetan mengolah limbah pertanian dan limbah ternak untuk dijadikan pupuk organik sebagai usaha utamanya. (Kominfo Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA – Banyak petani atau peternak menjadikan olahan limbah sebagai produk sampingan. Namun Kelompok Tani Muda Desa Kalimanah Wetan berbeda. Mereka mengolah limbah pertanian dan limbah ternak untuk dijadikan pupuk organik sebagai usaha utamanya. 

Kelompok Tani Muda Desa Kalimanah Wetan mulai mengolah pupuk oraganik sejak tahun 2019. Usaha ini dilakukan secara mandiri. 

Seiring berjalannya waktu, konsistensi Kelompok Tani Muda Desa Kalimanah Wetan mendapat perhatian pemerintah desa. Tahun 2021, pemerintah mengajak berkolaborasi mengolah pupuk organik dan desa memberi SK.

Ketua Kelompok Tani Muda Desa Kalimanah Wetan ditunjuk menjadi ketua kelompok tani muda hasil kolaborasi yang bernama “Serbumas”  (Seruan budi daya mandiri sejahtera).

Setelah kolaborasi, kelompok tani muda “Serbumas” mendapat dukungan BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Desa Kalimanah Wetan. “Serbumas” juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga melalui program-program terkait.

Dengan menempati bangunan rumah kompos kas desa, Serbumas dengan empat orang pemuda sebagai pekerjanya mulai rutin memproduksi pupuk dengan cara difermentasi.

“Sekali buat 1 ton, dan setiap minggu buat,ada 4 kotak penampungan pupuk,dengan komposisi beberapa unsur limbah, antara lain dedak afkir yang sudah dicampur kapur pertanian,eceng gondok,kotoran sapi dan domba,sekam bakar dan obat-obatan non sintetis untuk mempercepat proses fermentasi,” kata Sidik Saefudin, ketua kelompok tani muda saat ditemui di lokasi rumah kompos pada Minggu 18 September 2022 siang. 

Sampai saat ini usaha yang dikembangkan sidik bersama kelompoknya sudah mulai menampakan hasilnya, dibuktikan dengan adanya konsumen yang memesan pupuk hasil olahannya.

“Alhamdulillah untuk semua tanaman itu cocok kemarin kita baru saja kirim untuk tanam padi di Kutasari, itu 7 Ton dan untuk bunga/tanaman hias juga cocok, kita juga sudah bekerja sama dengan beberapa florist yang menggunakan pupuk kami dan untuk ikut memasarkannya,” ujar Sidik.

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi Akan Hadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-77

Pupuk organik buatan petani muda Purbalingga. [Kominfo Purbalingga]
Pupuk organik buatan petani muda Purbalingga. (sumber: Kominfo Purbalingga)

Olahan pupuk organik yang diberi merek dagang “Green Pattern” ini cocok sebagai media tanam sayur, kentang, strawbery, cabe dan aneka sayuran lainnya.

“Pernah dapat order sampai 90 ton, kami belum mampu menyuplai karena pupuk yang diproduksinya masih terbatas dan  paling banyak 12 ton,” tuturnya.

Sidik menjelaskan, pasar pupuk organik ini masih sangat luas. Produk pupuk yang selama ini diproduksi dijual ke konsumen dengan harga eceran per kilo nya dibandrol Rp 750, ada juga kemasan 20 kilogram dihargai Rp 15 ribu.

Pupuk organik ini pernah dipesan petani Adipala, Cilacap dan Tegal. Pupuk dipakai untuk menanam sayur, cabe dan strawberry.

“Pemasaran yang selama ini dilakukan  lebih banyak melayani luar desa kalimanah wetan, antara lain Kutasari, Bojongsari, Serang, Pratin dan juga perorangan dilayani secara COD,”katanya.

Ongkos produksi yang  dikeluarkan lebih banyak untuk upah  karyawan dengan cara bagi hasil dan pembelian obat-obatan non sintetis. Sementara bahan dari limbah sendiri didapat secara cuma-cuma. Jika bahan baku kurang mencukupi maka mereka mengambil dari desa lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI