Kenapa Child Grooming Berbahaya? Yuk Simak Penjelasannya

Purwokerto

Jum'at, 30 September 2022 | 06:00 WIB
Kenapa Child Grooming Berbahaya? Yuk Simak Penjelasannya
Ilustrasi anak-anak membaca (Freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Usai pengakuan salah satu Artis Indonesia, yakni Kriss Hatta  yang tengah menjalin hubungan dengan seorang gadis berusia 14 tahun membuat publik berikan respon negatif.

Perbedaan usia antara keduanya yang  terpaut 20 tahun itulah yang menimbulkan kontra bagi publik. Beberapa aktivis perempuan Indonesia melabeli tindakan ini sebagai modus child grooming.

Lalu, apa itu child grooming? Hal ini menimbulkan pertanyaan karena banyak masyarakat Indonesia tak awam dengan istilah tersebut.

Child grooming adalah suatu tindakan yang disengaja oleh seseorang untuk membangun suatu hubungan saling percaya dan ikatan emosional dengan anak-anak atau remaja agar mereka dapat memanipulasi atau mengeksploitasi si anak tersebut.

Hasil dari tindakan ini bisa berupa modus untuk melakukan hubungan seksual. Dan jika terjadi pada anak-anak atau remaja, mereka akan sangat rentan untuk terkena tindak kekerasan atau pelecehan seksual.

Biasanya child grooming terjadi pada anak perempuan, tapi tidak menutup kemungkinan hal dapat terjadi pada anak laki-laki.

Oleh karena itu, orang dewasa perlu berhati-hati dalam mendidik anak-anak. Karena child grooming sekarang ini bisa terjadi baik secara daring maupun luring.

Child grooming yang terjadi secara daring adalah saat si anak telah memiliki telepon pintar. Mereka akan sangat mudah untuk diajak berkenalan lewat sosial media.

Sedangkan, untuk kasus Child grooming yang terjadi secara luring atau langsung biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang berada didekatnya. Bisa saja orang tersebut adalah tetangga, kerabat jauh, guru dan teman orang tua.

baca juga

Nah, perlu bagi orang tua untuk mengetahui tanda-tanda bila si anak sedang terkena child grooming, yaitu:
1.Mulai untuk berbohong dan tidak mau jujur saat ditanya pergi dengan siapa
2.Menunjukkan perubahan perilaku yang tergantung suasana hati secara tiba-tiba seperti cemas, panik, tidak sabaran, cepat kesal, agresif dan mengurung diri atau tertutup.
3.Sering menyendiri
4.Suka dengan obrolan yang menyangkut orang dewasa
5.Mendapatkan banyak pesan secara online
6.Menggunakan bahasa yang biasa dipakai oleh orang dewasa.

(citra safitra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Mengenalkan Anak dengan Coding, Dapat Berawal Dari Mainan Sederhana

Cara Mengenalkan Anak dengan Coding, Dapat Berawal Dari Mainan Sederhana

Purwokerto | Kamis, 29 September 2022 | 11:01 WIB

Dear Mom! Jika Anak Tak Mau Makan, Susu Bukanlah Jalan Keluar

Dear Mom! Jika Anak Tak Mau Makan, Susu Bukanlah Jalan Keluar

Purwokerto | Rabu, 21 September 2022 | 11:42 WIB

Orang Tua Wajib Tahu! Kenali Tanda Overparenting. Hambat Perkembangan Anak

Orang Tua Wajib Tahu! Kenali Tanda Overparenting. Hambat Perkembangan Anak

Purwokerto | Selasa, 20 September 2022 | 21:06 WIB

Terkini

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:29 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:25 WIB

Piala Dunia 2026: Akankah Messi dan Argentina Kembali Berpesta?

Piala Dunia 2026: Akankah Messi dan Argentina Kembali Berpesta?

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:25 WIB

Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!

Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:23 WIB

Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna

Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:20 WIB

Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?

Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu

Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu

Sumut | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB