PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Pembangunan Gedung Kampus II Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) di Kabupaten Purbalingga kembali berlanjut. Pada pembangunan tahap kedua tahun 2022 – 2023, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 39,8 miliar dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kemenag RI.
Pembangunan Kampus II UIN Saizu dilakukan bertahap dalam beberapa tahun. Setelah pembangunan pagar keliling pada tahun 2021, kini UIN Saizu memulai tahap pembangunan gedung kampus. Pada tahap kedua ada lima gedung yang akan dibangun di Kampus II yang berlokasi di JL MT Haryono, Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Padamara ini.
Lima gedung yang akan dibangun di antaranya gedung kuliah terpadu Fakultas Dakwah dan Komunikasi, gedung Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi, gedung Pendidikan Profesi dan Sertifikasi, gedung Asrama Pendidikan Profesi dan Sertifikasi dan gedung Laboratorium Bahasa dan Multimedia.
“Kami punya keinginan bagaimana auditorium ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Purbalingga khususnya pada momen-momen besar,” kata Rektor UIN Saizu, Prof Dr H Mohammad Roqib MAg pada acara peletakan batu pertama, Selasa (11/10) di kompleks pembangunan Kampus II UIN Saizu.
Selain memiliki fungsi pendidikan, kompleks Kampus II UIN Saizu ini juga akan dirancang untuk memiliki fungsi rekreasi edukatif. Yakni dengan membangun kampus yang rindang, taman kota, dan telaga buatan.
“Di sini nanti juga ada Lembaga Sertifikasi Profesi sekalian ada tempat tinggal (asrama). Harapannya setiap pengangkatan profesi apapun bisa dilayani di sini dengan tenaga-tenaga ahli, kita sudah ada 24 asesor,” katanya.
Pembangunan Kampus II UIN Saizu ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Purbalingga, Rektor UIN Saizu, Deputi Bidang PMMK Bappenas RI, dan Kasubdit Sarpras Kemenag RI, Selasa (11/10) di Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Padamara. Kompleks pembangunan ini merupakan tanah hibah Pemkab Purbalingga kepada Kementerian Agama RI.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE Econ MM mengungkapkan meski Kampus II UIN Saizu belum terbangun atau sebatas informasi, akan tetapi sudah memancing para investor untuk membuka usahanya, khususnya di Jl MT Haryono ini.
”Dibangunnya UIN Saizu ini akan semakin menambah geliat perekonomian di Purbalingga. Karena harapan kami dengan dengan dibangunnya UIN Saizu dampak ekonomi bisa terasa di tengah-tengah masyarakat,” kata Tiwi, sapaan akrab Bupati.
Baca Juga: Tambahkan Anggota Grup Hingga 1.024 Orang, WhatsApp Kembali Lakukan Pembaruan
Tidak hanya dampak ekonomi, Ia berharap juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Purbalingga bisa meningkat. Ia berharap IPM Kabupaten Purbalingga bisa masuk 10 atau 15 besar di Jawa Tengah
“Jadi kita tidak cukup mendorong rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah ini bisa naik. Akan tetapi ternyata, cara untuk memboosting IPM yaitu menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi, kalau IPM mau meningkat harus ada universitas di Kabupaten Purbalingga, nah inilah yang akan kita lakukan,” katanya.