Jalur Selatan KAI Terhambat Imbas Banjir Cilacap, Proses Perbaikan Sudah Terus Dilakukan

Purwokerto

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 18:10 WIB
Jalur Selatan KAI Terhambat Imbas Banjir Cilacap, Proses Perbaikan Sudah Terus Dilakukan
Tim prasarana PT KAI (Persero) melakukan penanganan darurat dengan memasang bantalan kayu sebagai penopang landasan (Antara)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Perjalanan sejumlah kereta api lintas selatan Jawa terhambat akibat adanya amblesan dan gogosan di wilayah Kabupaten Cilacap, kata Kepala PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat.

"Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Jumat (7/10) siang hingga pagi hari ini (8/10), mengakibatkan jalur KA di petak jalan Jeruklegi-Kawunganten mengalami penurunan tanah atau ambles di beberapa titik, antara lain di KM 367+6/7 dan KM 372+400 serta KM 392+8/7 di petak jalan Sikampuh-Maos," kata Daniel dikutip dari ANTARA, Sabtu (8/10/2022).

Ia mengatakan amblesan tersebut diketahui Pusat Pengendali Perjalanan KA Daop 5 pada hari Sabtu (8/10), pukul 01.01 WIB, berdasarkan laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian KA Kahuripan (PLB 283C) relasi Blitar-Kiaracondong.

Hal itu disebabkan bahwa di petak jalan antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten terdapat gangguan perjalanan akibat adanya amblesan sepanjang 15 meter di KM 367+6/7 dan gogosan di KM 372+400.

Selain di petak Jeruklegi-Kawunganten, gangguan perjalanan juga terjadi di KM 392+8/7 petak Sikampuh-Maos dan genangan di Stasiun Kroya KM 402+1/2 akibat genangan air yang cukup tinggi.

Lebih lanjut, Daniel mengatakan kejadian tersebut mengakibatkan perjalanan sejumlah KA jarak jauh yang melewati wilayah PT KAI Daop Purwokerto khususnya lintas selatan Jawa antara Yogyakarta-Bandung mengalami kelambatan.

"Beberapa kereta api yang mengalami kelambatan di antaranya KA 132 Mutiara Selatan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng lambat 378 menit, KA 79 Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung lambat 373 menit," katanya.

Selain itu, KA Parcel Selatan (KA 300G) lambat 329 menit, KA 119 Malabar relasi Malang-Kiaracondong lambat 309, KA 312 Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo lambat 281 menit, KA 131 Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong lambat 324 menit, KA Parcel Selatan (KA 299C) lambat 199 menit, dan KA 284 Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar lambat 217 menit.

Terkait dengan hal itu, Daniel mengatakan pihaknya mengambil langkah penanganan agar kelambatan perjalanan KA tidak bertambah dengan melakukan operstapen terhadap perjalanan KA-KA tersebut, yaitu dengan memindahkan penumpang ke armada bus.

PT KAI Daop 5 Purwokerto juga mengubah rute perjalanan KA 301 Serayu Pagi relasi Purwokerto-Kroya-Kiaracondong-Pasarsenen menjadi Purwokerto-Cirebon-Cikampek-Pasarsenen.

Hingga saat ini, kata dia, seluruh tim prasarana PT KAI (Persero) terus berupaya melakukan tindakan penanganan kondisi di lintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sejumlah area jalur rel yang terdampak.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini Kementrian Perhubungan Mulai Kirim Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Hari Ini Kementrian Perhubungan Mulai Kirim Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 23:15 WIB

Jakarta-Bandung Tak Sampai Sejam dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Spesifikasi Keretanya Bikin Geleng Kepala

Jakarta-Bandung Tak Sampai Sejam dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Spesifikasi Keretanya Bikin Geleng Kepala

| Minggu, 31 Juli 2022 | 15:12 WIB

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak hingga Rp 16,8 Triliun, Kok Bisa?

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak hingga Rp 16,8 Triliun, Kok Bisa?

| Minggu, 31 Juli 2022 | 13:09 WIB

Terkini

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Banten | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:00 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:55 WIB

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Bogor | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:49 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:37 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:12 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB