purwokerto

Fakta Persidangan, Bharada E tak Pernah Terima Uang Rp 1 Miliar dari Ferdy Sambo

Purwokerto Suara.Com
Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:37 WIB
Fakta Persidangan, Bharada E tak Pernah Terima Uang Rp 1 Miliar dari Ferdy Sambo
Bharada E dalam sidang perdana di PN Jaksel

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer, Ronny Talapessy menegaskan motif kliennya menembak Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat bukan karena iming-iming uang. 

Ia menyebut ada relasi kuasa yang kuat hingga membuat Bharada E tak berdaya menolak perintah Ferdy Sambo

Bharada E hanyalah anggota dengan pangkat rendahan. Doktrin bawahan harus lah patuh dengan perintah atasan. Terlebih pimpinannya adalah seorang jenderal bintang dua yang jauh di atasnya. 

Perbuatannya tak lain atas perintah atasannya, Ferdy Sambo. 

Ronny menyampaikan hal itu seusai sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (18/10/2022).


Ronny pun memastikan uang senilai Rp 1 miliar tidak pernah diterima Bharada E dari Ferdy Sambo. 

Uang itu hanya dijanjikan seusai peristiwa penembakan terjadi.


"Tidak pernah diterima (uang), itu dijanjikan," kata Ronny dikutip dari suara.com

Ronny bakal membeberkan alasan Eliezer tidak menolak perintah Ferdy Sambo dalam persidangan nanti.

Baca Juga: Jalan Nasional Yogyakarta-Bandung di Banyumas Longsor, Lalu Lintas Dialihkan

Menangis Minta Maaf

Seusai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bharada Eliezer (E) sempat menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga Yosua. Suasana berubah haru karena Bharada E menyampaikan permintaan maaf sembari menangis. 


Dia pun berharap permohonan maafnya dapat diterima.


"Mohon izin sekali lagi saya menyampaikan turut berbelangsungkawa yang sedalam-dalamnya untuk kejadiannya yang telah menimpa almarhum Bang Yos.  Bapak - Ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf," tutur Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan


Selain menyampaikan permohonan maaf, Eliezer juga menyampaikan penyesalannya atas perbuatan yang telah dilakukannya. 

Sebagai anggota, ia tak kuasa menolak perintah Ferdy Sambo untuk mengeksekusi Yosua. Ia menyadari hanya anggota berpangkat jauh lebih rendah dari atasannya yang berpangkat jenderal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI