Gelombang Tinggi, Warga yang Beraktivitas di Perairan Pesisir Selatan Jawa Waspada

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:59 WIB
Gelombang Tinggi, Warga yang Beraktivitas di Perairan Pesisir Selatan Jawa Waspada
Kapal nelayan di pesisir selatan Pantai di Jawa Barat (Antaranews.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Berdasarkan analisis yang kami lakukan, tinggi gelombang di laut selatan Jabar, Jateng dan DIY pada Jumat (21/10) ini hingga Sabtu (22/10) berpotensi mencapai kisaran 2,5-4 meter, sehingga masuk kategori tinggi," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Kutip Antara.

Ia mengatakan peningkatan tinggi gelombang tersebut dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang dominan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.

Menurut dia, pola gerakan angin yang cenderung searah dengan kecepatan tinggi tersebut dapat memicu peningkatan tinggi gelombang laut.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya pada hari Jumat (21/10) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku hingga Sabtu (22/10) dan akan segera diperbarui jika perkembangan lebih lanjut.

"Dalam peringatan dini tersebut, tinggi gelombang di seluruh wilayah perairan selatan Jabar hingga DIY, baik Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta berpotensi mencapai kisaran 2,5-4 meter," ujarnya.

Menurut dia, tinggi gelombang 2,5-4 meter juga berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia selatan Jabar hingga DIY.

Terkait dengan hal itu, Teguh mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan untuk memerhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran sebelum berangkat melaut.

Dalam hal ini, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter berisiko terhadap perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter berisiko terhadap tongkang.

Selanjutnya, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter berisiko kapal feri, serta kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter berisiko terhadap kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar.

"Bagi masyarakat yang berwisata di pantai terutama wilayah pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas, hendaknya tidak mandi atau bermain air di pantai karena gelombang tinggi dapat datang sewaktu-waktu," pungkas Teguh.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuaca Ekstrem Akan Terjadi seminggu Ke Depan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Cuaca Ekstrem Akan Terjadi seminggu Ke Depan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

| Senin, 10 Oktober 2022 | 09:00 WIB

BMKG Beri Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi Mulai 7 Oktober Hingga 9 Oktober 2022

BMKG Beri Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi Mulai 7 Oktober Hingga 9 Oktober 2022

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:49 WIB

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Meulaboh, Ini Data BMKG dan Imbauan BNPB

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Meulaboh, Ini Data BMKG dan Imbauan BNPB

| Sabtu, 24 September 2022 | 15:25 WIB

Terkini

6 Parfum Wanita yang Disukai Pria, Wanginya Mengesankan dan Awet

6 Parfum Wanita yang Disukai Pria, Wanginya Mengesankan dan Awet

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 07:38 WIB

Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto

Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:37 WIB

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:35 WIB

7 Universitas Swasta Terbaik di Jawa Tengah dan Jogja 2026, Solusi Setelah Gagal SNBP

7 Universitas Swasta Terbaik di Jawa Tengah dan Jogja 2026, Solusi Setelah Gagal SNBP

Jawa Tengah | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Teman yang Tidak Diingat Orang Lain

Teman yang Tidak Diingat Orang Lain

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 07:31 WIB

Niat Cari Air Malah Temukan Nafas Api: Teka-teki Sumur Gas di Karduluk yang Berujung Penutupan Pak

Niat Cari Air Malah Temukan Nafas Api: Teka-teki Sumur Gas di Karduluk yang Berujung Penutupan Pak

Jatim | Jum'at, 03 April 2026 | 07:29 WIB

7 Sepatu Running Lokal Berkualitas, Sol Empuk dan Anti Bau Kaki

7 Sepatu Running Lokal Berkualitas, Sol Empuk dan Anti Bau Kaki

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 07:29 WIB

Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan

Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan

Sport | Jum'at, 03 April 2026 | 07:27 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB