PURWOKERTO.SUARA.COM - Kasus gagal ginjal akut yang terjadi belakangan membuat para orang tua khawatir. Orang tua perlu untuk memahami gejala utama penyakit ini agar penanganan dapat cepat dilakukan.
Gagal ginjal akut tidak menyerang saluran pernafasan namun, menyerang saluran kencing. Sehingga gejala awal penyakit ini bukan bapil (batuk-pilek) dan demam, melainkan berkurangnya frekuensi urine (buang air kecil) pada anak.
Biasanya berawal dari penderita mengalami gangguan urine seperti berkurangnya frekuensi urine atau tidak bisa kencing sekitar 6 jam. Meskipun demikian, gejala pada masing-masing penderita dapat berbeda.
Beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa gagal ginjal akut dapa menyebabkan batuk pilek. Gejala ini akan muncul saat kondisi paru-paru sudah penuh oleh cairan yang diakibatkan oleh racun yang terhambat keluar dari tubuh.
Selain itu terdapat gejala lain yang penting untuk diketahui. Gejala yang timbul dapat berupa menurunnya fungsi ginjal hingga 50 persen. Lalu akan muncul berupa badan membengkak, gangguan elektrolit, napas cepat dan pendek, dan kejang karena tekanan darah tinggi.
Setelah meningkatnya kasus gagal ginjal akut di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengungkapkan penyakit tersebut diduga dipicu tiga zat berbahaya yang ada dalam obat sirup anak. Adapun tiga zat tersebut berupa etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether (EGBE). (iruma cezza)