BMKG Banjarnegara Gandeng Kemenag untuk Pengamatan Gerhana Bulan Total

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 08 November 2022 | 09:45 WIB
BMKG Banjarnegara Gandeng Kemenag untuk Pengamatan Gerhana Bulan Total
Ilustrasi Gerhana Bulan Total ((Pixabay.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Gerhana bulan total yang akan terjadi pada hari Selasa (8/11) aman diamati secara langsung oleh masyarakat, kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Hery Susanto.

BMKG pun memperkirakan dampak gerhana bulan total tersebut di wilayah pesisir Jawa Tengah baik Utara maupun Selatan.

Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin, Hery mengatakan, gerhana bulan di wilayah Jawa Tengah akan berlangsung selama tiga jam mulai pukul 17.59 WIB hingga 20.57 WIB.

"Gerhana bulan total di wilayah Jawa Tengah langsung ke puncak gerhananya, tidak dari fase awal," jelasnya.

Terkait dengan hal itu, Hery mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamatan terhadap gerhana bulan total tersebut di halaman BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Banjarnegara.

Ia pun mempersilakan masyarakat melakukan pengamatan terhadap gerhana bulan total secara langsung tanpa menggunakan peralatan khusus karena aman untuk diamati.

"Ini kan momentum yang langka karena pada tahun 2022 terjadi empat kali gerhana, yaitu dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan," katanya.

Dari empat kejadian gerhana tersebut, kata dia, hanya gerhana bulan total pada hari Selasa (8/11) yang bisa diamati di Indonesia, sedangkan tiga gerhana lainnya tidak bisa diamati di Indonesia.

Lebih lanjut, Hery mengakui gerhana bulan biasanya akan berpengaruh terhadap air laut.

"Namun dari data prakiraan yang kami peroleh dari BMKG Stasiun Maritim Semarang, pengaruhnya diprakirakan tidak terlalu signifikan," katanya.

Dalam hal ini, kata dia, pasang maksimum di Laut Jawa diprakirakan hanya 80 centimeter.

Demikian pula di perairan selatan Jawa Tengah, lanjut dia, gerhana bulan total tidak terlalu berpengaruh terhadap pasang maksimum.

Sementara itu, prakirawan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan pasang maksimum di perairan selatan Jawa Tengah pada hari Selasa (8/11), pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB, diprakirakan mencapai 2 meter.

Oleh karena saat sekarang tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah masuk kategori sedang (1,25-2,5 meter), kata dia, pasang maksimum tersebut diprakirakan tidak akan mengakibatkan terjadinya rob di pesisir selatan Jateng.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRIN Sebut Saat Puncak Gerhana Bulan TotalPasang Naik Air Laut Bakal Lebih Tinggi

BRIN Sebut Saat Puncak Gerhana Bulan TotalPasang Naik Air Laut Bakal Lebih Tinggi

| Selasa, 08 November 2022 | 08:48 WIB

Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan

Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan

| Senin, 07 November 2022 | 20:30 WIB

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

| Senin, 07 November 2022 | 20:14 WIB

Terkini

AnimeJapan 2026 Resmi Dibuka! Apa Saja Sih Keseruannya?

AnimeJapan 2026 Resmi Dibuka! Apa Saja Sih Keseruannya?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:56 WIB

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:53 WIB

Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Tunjukkan Kemajuan Signifikan

Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Tunjukkan Kemajuan Signifikan

Sumut | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:49 WIB

Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka

Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:48 WIB

5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!

5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!

Tekno | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:45 WIB

Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu

Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:45 WIB

Takut ke Ortu Jelang Idulfitri Jadi Motif Pasangan Kekasih Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Asahan

Takut ke Ortu Jelang Idulfitri Jadi Motif Pasangan Kekasih Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Asahan

Sumut | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:40 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan

5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:33 WIB

Prediksi Oscar Darmawan: Bitcoin Bisa Jatuh ke US$50.000

Prediksi Oscar Darmawan: Bitcoin Bisa Jatuh ke US$50.000

Sumut | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:32 WIB