Bupati Kebumen Kepergok Serahkan Uang ke Gubernur Ganjar, Kades Argopeni Bantah Bukan Suap

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 17 November 2022 | 11:37 WIB
Bupati Kebumen Kepergok Serahkan Uang ke Gubernur Ganjar, Kades Argopeni Bantah Bukan Suap
Bupati Kebumen Kepergok Serahkan Uang ke Gubernur Ganjar, Kades Argopeni Bantah Bukan Suap

PUTWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Kepala Desa Argopeni Tursino meluruskan opini yang menyudutkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang disebut berusaha menyuap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja di Kebumen, tepatnya di Kecamatan Ayah untuk meninjau para korban longsor.


Dalam sebuah video yang beredar di media sosial Facebook, Bupati ingin menyerahkan sejumlah uang kepada Ganjar. Namun Ganjar menolak. Dalam video tersebut pemilik akun Sangka Kala membuat narasi miring dengan menuding Bupati mau nyogok Gubernur. 


Faktanya, menurutnya, uang tersebut adalah bantuan dari komunitas Sedulur Kebumen yang akan diserahkan kepada korban longsor di Desa Argopeni, Ayah.


Tursino menjelaskan, pada Selasa 15 November 2022, Ganjar menyempatkan diri meninjau korban longsor di Desa Argopeni dan Desa Karangduwur, Ayah. Pada saat di Argopeni Ganjar yang juga didampingi Bupati dan juga Sedulur Kebumen meninjau posko penanganan bencana di kompleks Balai Desa Argopeni.


Di situ, kata Tursino, Ganjar bertemu dengan salah seorang korban longsor bernama Miswan warga Desa Argopeni RT 03 RW 05. Usai berbincang-bincang dengan warga, Sedulur Kebumen kemudian mau memberikan bantuan relokasi rumah sebesar Rp15 juta.

Namun mereka menginginkan pihak yang menyerahkan secara simbolis adalah Ganjar selaku Gubernur.


"Jadi sama sekali tidak benar ada isu yang bilang Pak Bupati mau menyogok Pak Ganjar. Itu salah. Jadi yang benar itu adalah uang dari Sedulur Kebumen untuk Pak Miswan, korban longsor di Argopeni. Berhubung ada Pak Gubernur, Pak Bupati kemudian meminta agar Pak Ganjar yang menyerahkan ke Pak Miswan," ujar Tursino saat dimintai keterangan, Kamis (17/11).


Menurut Tursino, Jelas uang tersebut merupakan bantuan dari Sedulur Kebumen untuk korban longsor yang disaksikan banyak orang.

"Masa nyuap Ganjar Rp15 juta disaksikan banyak orang, ada wartawan, ada polisi, TNI, nggak masuk akal. Itu video yang beredar diplintir saja karena nggak suka sama Bupati," jelasnya.


Tursino pun menganggap wajar Ganjar menolak menyerahkan uang bantuan yang mau diberikan Bupati karena bantuan tersebut memang bukan dari dirinya, melainkan dari Sedulur Kebumen.

Akhirnya, karena Ganjar tidak berkenan, bantuan Rp15 juta diserahkan Bupati kepada dirinya selaku Kades untuk selanjutnya diberikan kepada korban Miswan.


"Mungkin menurut saya karena gitu, Pak Ganjar menolak memberikan karena bukan bantuan dari dirinya, jadi digambarkan disitu seolah-olah Pak Ganjar menolak diberikan uang oleh Bupati yang bahasanya "Suap". Itu salah besar, itu cara berpikir yang ngawur," jelasnya.


Sama halnya Tursino, Kepala Desa Karangduwur Tono juga menyatakan ada salah seorang warganya bernama Poniran yang mendapat bantuan Rp15 juta dari Sedulur Kebumen untuk biaya relokasi rumahnya yang kena longsor. Pemberian bantuan dari Sedulur Kebumen tersebut juga disaksikan oleh Bupati dan juga Ganjar Pranowo.


"Salah seorang warga kami Pak Poniran juga mendapat bantuan dari Sedulur Kebumen Rp15 juta untuk relokasi rumah. Bantuan diberikan pada saat kujungan Pak Ganjar di Karangduwur, Ayah. Jadi saya kira tidak benar kalau video di Argopeni itu disebut sebagai upaya suap. Itu bantuan bencana, warga kami juga terima," jelas Tono.


Sementara itu Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan yang hadir dalam kesempatan tersebut juga menyangkal adanya opini yang menyebut Bupati menyuap Ganjar. Menurutnya jelas itu tidak benar. Pihaknya selama ini memang fokus pada program bedah rumah untuk masyarakat yang memang perlu dibantu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fitur Baru WhatsApp, Bisa Kirim Pesan Ke Nomor Sendiri! Ini Caranya

Fitur Baru WhatsApp, Bisa Kirim Pesan Ke Nomor Sendiri! Ini Caranya

| Kamis, 17 November 2022 | 11:03 WIB

Fakta Menarik Al Rihla, Bola Piala Dunia 2022, Ternyata Diproduksi Di Madiun

Fakta Menarik Al Rihla, Bola Piala Dunia 2022, Ternyata Diproduksi Di Madiun

| Kamis, 17 November 2022 | 11:00 WIB

Buntut Wawancara Ronaldo, Erik ten Hag Disebut Tidak akan Memainkan Ronaldo Lagi

Buntut Wawancara Ronaldo, Erik ten Hag Disebut Tidak akan Memainkan Ronaldo Lagi

| Kamis, 17 November 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri

Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:31 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:25 WIB

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:17 WIB

Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026

Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026

Malang | Senin, 23 Maret 2026 | 21:15 WIB

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:13 WIB

Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali

Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 21:10 WIB

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:08 WIB

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:02 WIB

Park Seo Ham dan Bona WJSN Dirumorkan Bintangi Dive Into You, Ini Sinopsisnya

Park Seo Ham dan Bona WJSN Dirumorkan Bintangi Dive Into You, Ini Sinopsisnya

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 21:00 WIB

Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Dibuka Penuh Pascabencana, One Way Picu Macet Parah hingga 7 Km

Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Dibuka Penuh Pascabencana, One Way Picu Macet Parah hingga 7 Km

Sumbar | Senin, 23 Maret 2026 | 20:58 WIB