BNPB Minta Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru Tetap Waspada Saat Evakuasi Barang dan Ternak

Purwokerto

Rabu, 07 Desember 2022 | 22:53 WIB
BNPB Minta Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru Tetap Waspada Saat Evakuasi Barang dan Ternak
Muhammad Latif berusaha mengevakuasi sepeda motor . ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Pasca erupsi Gunung Semeru pada Minggu 04 Desember 2022 lalu. Aktivitas di lokasi terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru masih terus dibatasi. Bahkan warga di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, dan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur diminta lebih berhati-hati.

Utamnya saat berupaya mengevakuasi barang-barang yang tersisa dan hewan ternak yang selamat ke tempat yang lebih aman. Muhammad Latif (50) warga Dusun Kajar Kuning yang rumah dan tempat usahanya terdampak awan panas guguran (APG) Semeru, mengevakuasi tiga sepeda motor, alat-alat pertukangan, dan sound system.

“Semuanya habis akibat APG Semeru. Saya baru sebulan buka usaha mebel, kayu-kayunya habis,” ujarnya dikutip dari Antara. Rabu (7/12/2022

Latif dan keluarganya mendapat hunian dari pemerintah pada 3 Desember 2022 dan berencana membersihkan hunian yang akan mereka tempati pada 4 Desember 2022 pagi.

“Namun, sore harinya rumah beserta isinya habis karena terjangan APG. Barang-barang tidak sempat kami pindahkan karena kami tidak tahu (Semeru akan mengeluarkan awan panas guguran),” kata Latif.

Awan panas guguran Semeru menghabiskan peralatan yang ada di rumah dan tempat usaha Latif. Sejak Senin kemarin ia sudah mulai bongkar untuk mengambil barang meskipun sudah tidak bisa dipakai, seperti peralatan pertukangan serta sound system.

“Seperti sepeda motor ini kan tidak bisa dipakai, tapi siapa tahu jika dijual ke tukang rongsokan masih bisa,” ujarnya.

Latif menuturkan bahwa keluarganya semula berencana pindah ke hunian tetap yang disediakan oleh pemerintah pada 5 Desember 2022, tetapi takdir berkata lain.

Keluarga Latif dan warga sekitar Semeru yang lain menghadapi musibah. Lingkungan tempat tinggal mereka terdampak awan panas guguran Gunung Semeru.

baca juga

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Selasa (6/12/2022) pukul 18.00 WIB sebanyak 781 orang mengungsi di 21 lokasi untuk menghindari dampak awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.

Abdul Muhari Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, meminta warga mewaspadai banjir lahar dingin di daerah aliran sungai saat hujan yang mengguyur Gunung Semeru.

Status aktivitas Gunung Api Semeru saat ini berada di level IV atau awas. Warga diminta tidak melakukan aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan, dalam area sejauh 19 kilometer dari puncak gunung (pusat erupsi).***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Mitos Gunung Semeru yang Jarang Diketahui

7 Mitos Gunung Semeru yang Jarang Diketahui

Tekno | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:35 WIB

5 Puncak Tertinggi Di Indonesia, Mana Saja Yang Kamu Tahu?

5 Puncak Tertinggi Di Indonesia, Mana Saja Yang Kamu Tahu?

Purwokerto | Rabu, 07 Desember 2022 | 07:20 WIB

Erupsi Semeru Masih Berlangsung, 699 Warga Bertahan di Pengungsian

Erupsi Semeru Masih Berlangsung, 699 Warga Bertahan di Pengungsian

Purwokerto | Selasa, 06 Desember 2022 | 22:07 WIB

Sejarah Letusan Semeru, Pernah Renggut Nyawa 7 Warga

Sejarah Letusan Semeru, Pernah Renggut Nyawa 7 Warga

Purwokerto | Senin, 05 Desember 2022 | 20:01 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×