PURWOKERTO.SUARA.COM – Tidak hanya upaya peningkatan kesadaran akan berbagai hal yang berkaitan dengan depresi, kesehatan mental juga manjadi satu dari banyak diskursus yang diangkat diberbagai pertemuan tatap muka di dunia akademisi.
Bahkan tidak sedikit pendapat tentang dkesehatan mental yang diderita seorang ibu dapat berpengaruh kepada tumbuh kembang anaknya. Hal tersebut dibernarkan oleh Tribowo Tuahta Ginting Psikiater dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta.
Menurut Bowo, kesehatan mental ibu penting karena ibu memiliki peran vital dalam keluarga. Tidak hanya mengurusi rumah tangga, tapi juga keseluruhan kehidupan si anak. “Sangat penting untuk dijaga supaya perkembangan anak baik,” katanya, dikutip Antara. Selasa, (13/12/2022).
Bowo mengemukakan pengasuhan anak akan terganggu apabila kesehatan mental ibu bermasalah dan kondisi itu bisa membuat perkembangan anak tidak optimal. Ia menyebut ibu yang mengalami masalah kesehatan mental biasanya tidak mampu mengatasi konflik dengan baik, tidak produktif, serta tidak mampu mengurus diri dan keluarga.
“Kalau sudah masuk gangguan, tentu ada gangguan dalam fungsi sehari-hari,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja, lanjut Bowo, biasanya juga akan muncul gejala seperti kecemasan, jantung berdebar, keringat dingin, pikiran negatif terus menerus, juga disertai gangguan fungsi sehari-hari baik fungsi sosial, fungsi pekerjaan, dan itu juga akan berdampak pada kesehatan mental anak
Bowo menambahkan ibu yang mengalami masalah kesehatan mental cenderung menarik diri dan tidak termotivasi untuk aktif bersosialisasi dalam komunitas di lingkungan sekitarnya. “Jadi, kalau ibu ada masalah dalam kesehatan mental, maka yang terganggu adalah keluarga dan anak-anaknya,” imbuhnya.
Ia menambahkan penyebab masalah kesehatan mental pada ibu di antaranya faktor biologis seperti genetik atau riwayat penyakit tertentu, kondisi psikologis, atau lingkungan yang penuh konflik. Guna menjaga kesehatan mental, Bowo mengatakan, para ibu sebaiknya memiliki waktu untuk diri sendiri dan meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.
“Perlu upaya untuk mengubah cara pandang terhadap masalah.,” katanya.
Baca Juga: Program KPSH jadi Upaya Bulog Banyumas untuk Kendalikan Harga Beras
Bowo mencontohkan semisal suaminya pulang malam minta ini-itu, mungkin cara pandang terhadap sikap suami harus dibenahi. Mungkin tidak bisa sepenuhnya positif, tapi bisa kita ubah untuk membuat si isteri lebih nyaman. Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan dari orang sekitar dalam upaya menjaga kesehatan mental ibu.
“Tentu kita butuh orang lain juga, butuh dukungan orang lain, butuh untuk melepaskan kepenatan kita. Jadi kita butuh secara internal dan eksternal kita,” pungkasnya.***