Hindarkan Anak Jadi Korban Cyber Bullying, Begini Langkah Orang Tua yang Perlu Dilakukan

Purwokerto

Kamis, 15 Desember 2022 | 22:00 WIB
Hindarkan Anak Jadi Korban Cyber Bullying, Begini Langkah Orang Tua yang Perlu Dilakukan
Ilustrasi Anak dan Orang Tua ((Pixabay.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Cyber Bullying atau perundungan dan kekerasan di media sosial menjadi isu yang saat diperhatikan. Bahkan tidak sedikit praktisi anak memberikan perhatian serius pada hal ini untuk meminimalkan berbagai aspek gangguan pada mentalitas sang anak.

Hal inilah yang dijadikan perhatian oleh Woro Srihastuti Sulistyaningrum. Dia yang menjabat Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (KPAPO Kemen PPN/Bappenas) mengemukakan pendapatnya mengenai  cyber bullying.

Woro mengatakan literasi digital dari orang tua menjadi kunci sebagai langkah awal pencegahan. Hal ini dilakukan agar anak dapat terhindar dari potensi perundungan dan kekerasan berbasis daring sehingga kesehatan mentalnya tetap terjaga.

“Upaya mendasar yang bisa dilakukan adalah memberikan pemahaman, pengetahuan, dan edukasi yang menyeluruh guna meningkatkan literasi digital masyarakat,” kata dikutip Antara. Kamis, (15/12/2022).

Lebih lanjut, Woro berpendapat literasi digital diperlukan baik bagi orang tua maupun anak. Hal itu ditujukan agar keduanya mendapatkan wawasan mengenai risiko, pencegahan, hingga layanan bantuan yang tepat sasaran.

“Edukasi yang diberikan tak hanya sebatas pada definisi maupun faktor-faktor yang berkontribusi pada perundungan,” ujar dia.

Tidak hanya itu saja upaya pengenalan cara bisa dilakukan orang tua apabila anak-anak dan remaja ketika mereka mengalami cyber bullying. Mengingat usia paling ideal bagi anak untuk dikenalkan pada dunia online adalah di kisaran 13 dan 14 tahun.

Di rentang usia tersebut, anak dinilai sudah mendapatkan pengenalan yang cukup akan teknologi dari orang tua serta dengan pengawasan yang diharapkan berlangsung terus-menerus agar penggunaan gawai dan teknologi digital dapat dimanfaatkan dengan bijak.

“Paling aman berada di usia 13 atau 14 tahun. Namun, kita harus ingat bahwa pada saat Covid-19, semua anak pegang gadget,” terang Woro.

baca juga

Hal tersebut juga harus jadi atensi untuk pengawasan dari orang tua. Orang tua harus tahu apa yang bisa dilakukan anak dengan gadget, website yang diakses, dan lainnya. Tak hanya dari sisi digital, Woro menambahkan anak juga perlu dikenalkan dengan pengetahuan soal kesehatan reproduksi dengan cara dan pendekatan yang sesuai dengan usianya.

“Hal-hal tersebut harus diberi pemahaman. Kesehatan reproduksi dari remaja itu juga harus diberikan dan diperkuat pemahamannya oleh orang tua,” ujarnya.

Selain itu, Woro juga menyoroti peran masyarakat dan lingkungan sekitar agar peka terhadap perubahan yang terjadi di sekelilingnya, seperti contohnya jika muncul tanda-tanda kekerasan kepada anak.

Selain itu juga perlu menguatkan dari sisi masyarakat untuk bisa mengidentifikasi kalau muncul kerentanan dari kekerasan. “Masyarakat tidak boleh abai dan cuek. Sementara pemerintah nanti akan bicara soal regulasi dan lainnya untuk memperkuat (pencegahan kekerasan terhadap anak),” pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Mudah Liat Story WhatsApp Tanpa Diketahui

Cara Mudah Liat Story WhatsApp Tanpa Diketahui

Purwokerto | Sabtu, 19 November 2022 | 07:55 WIB

Pengguna Twitter Berbondong-bondong Pindah ke Mastodon, Apa Itu?

Pengguna Twitter Berbondong-bondong Pindah ke Mastodon, Apa Itu?

Purwokerto | Sabtu, 19 November 2022 | 07:35 WIB

Polrestabes Surabaya Masih Terus Buru, Terduga Pelaku Aksi Koboi Jalanan yang Viral di Media Sosial

Polrestabes Surabaya Masih Terus Buru, Terduga Pelaku Aksi Koboi Jalanan yang Viral di Media Sosial

Purwokerto | Jum'at, 11 November 2022 | 19:29 WIB

Dilirik Pengguna Twitter, Apa Itu Media Sosial Mastodon

Dilirik Pengguna Twitter, Apa Itu Media Sosial Mastodon

Purwokerto | Rabu, 09 November 2022 | 20:35 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×