Fakta Pandawara Group, Geng Bersih-bersih Sungai yang Curi Perhatian

Purwokerto

Jum'at, 20 Januari 2023 | 21:46 WIB
Fakta Pandawara Group, Geng Bersih-bersih Sungai yang Curi Perhatian
Pandawa ra Group

PURWOKERTO.SUARA.COM- Tahukah kalian siapa Pandawara Group? Yup, namanya kini semakin dikenal setelah sukses curi perhatian netizen dengan konten yang mereka buat di media sosial TikTok.

Banyak netizen, yang mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh Pandawara Group ini, yang fokus menjaga lingkungan melalui aksi bersih sungai. Pandawara Group adalah sekelompok anak muda yang terdiri lima orang yakni Rafi (22), Agung (22), Gilang (22), Ikhsan (21) dan Rifki (22). 

Berikut lima fakta unik dari Pandawara Group yang dirangkum dari podcast Denny Sumargo.


1.Makna Pandawara
Melalui podcast Denny Sumargo, salah satu anggota Pandawara Group yakni Gilang menjelaskan arti dari nama Pandawara. Menurutnya, Pandawara terdiri dari dua kata yakni Panda dan Wara.


Panda sendiri diambil dari kisah pewayangan Mahabrata yang artinya berlima. Sementara Wara berasal dari bahasa Sunda yang artinya kabar baik. Sehingga Pandawara berarti lima pemuda yang membawa kabar baik. 

2.Pernah menjadi korban banjir
Kegiatan sosial yang dilakukan Pandawara Group berawal ini bermula dari keresahan dan pengalaman mereka yang menjadi korban banjir yang kerap melanda daerah tempat tinggalnya. Kelima anggota Pandawara Group juga diketahui tinggal di satu area komplek perumahan yang sama.


Kelimanya merupakan teman satu sekolah semasa SMA. Berbekal keakraban dan rasa prihatinnya terhadap bencana yang diakibatkan sampah, Pandawara Group memulai gerakan bersih-bersih sungai.


3.Berhasil bersihkan 80 titik selama setahun
Pandawara Group telah memulai aksi bersih-bersih sungai sejak pertengahan tahun 2022 lalu. Dan selama itu, mereka telah berhasil membersihkan sampah setidaknya di  80 titik di area Jawa Barat yang terdiri dari parit, anak sungai, hingga sungai yang besar.

4.Menjalani kegiatan sosial dengan taruhan nyawa
Dalam menjalankan aksinya, Pandawara Group sering menghadapi situasi yang berpotensi mengancam nyawa mereka sendiri. Salah satu contoh yang pernah terjadi adalah kelimanya bertemu dengan ular python sepanjang 8 meter saat membersihkan area sungai. Untungnya, ular itu hanya lewat begitu saja tanpa memberikan perlawanan.

baca juga


Selain itu, salah satu anggota dari Pandawara Group juga hampir hanyut di sungai saat air bah muncul secara tiba-tiba ketika mereka membersihkan sungai.


5.Mendapatkan dukungan dari berbagai pihak termasuk netizen Indonesia
    Walaupun banyak yang menganggap tindakan dari Pandawara Group hanya untuk konten semata. Ternyata banyak juga netizen Indonesia yang mendukung tindakan dari kelima pemuda tersebut.  Hal ini karena kegigihan yang dilakukan oleh Pandawara Group untuk membersihkan sungai dari sampah. Citra Safitrah) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayar KRL Bisa Pakai Aplikasi Gojek, Begini caranya

Bayar KRL Bisa Pakai Aplikasi Gojek, Begini caranya

Purwokerto | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:50 WIB

Wonosobo Kembali Diguncang Gempa, Terasa di Watumalang hingga Dieng

Wonosobo Kembali Diguncang Gempa, Terasa di Watumalang hingga Dieng

Purwokerto | Jum'at, 20 Januari 2023 | 21:03 WIB

Habiskan Rp 115 Miliar, Pembangunan Kampus UIN Saifudin Zuhri Purbalingga Selesai November 2023

Habiskan Rp 115 Miliar, Pembangunan Kampus UIN Saifudin Zuhri Purbalingga Selesai November 2023

Purwokerto | Jum'at, 20 Januari 2023 | 20:51 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×