BUMDes di Kebumen Boleh Kelola Aset Daerah

Purwokerto

Minggu, 05 Februari 2023 | 22:42 WIB
BUMDes di Kebumen Boleh Kelola Aset Daerah
Bupati Kebumen terima penghargaan dari Kementerian Desa

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menerima penghargaan "Bakti Ekonomi Desa" dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).


Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam Peringatan Hari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Teluk Bakau, Gunung Kijang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (2/3) malam.


Di Jawa Tengah ada empat kabupaten yang menerima penghargaan tersebut, salah satunya Kebumen. 


Bupati mengatakan, Penghargaan ini diraih atas capaian 100 persen transformasi pengelola Dana Bergulir Masyarakat eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) di Kebumen.


“Penghargaan itu menjadi bukti komitmen Pemkab Kebumen dalam mendorong BUMDESMA menjadi penggerak perekonomian di desa. Untuk ke depannya, BUMDESMA tentu harus lebih profesional dalam menjalankan usahanya. Sehingga, manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” kata Bupati Arif dalam keterangan resminya, Jumat (3/2).


Ia menegaskan penghargaan tersebut menambah deretan prestasi Kabupaten Kebumen dalam membangun daerahnya.


Salah satu terobosan dari Bupati dalam memajukan desa dan BUMDESMA adalah, pihaknya mengizinkan Bumdes untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengelola aset daerah. Misalnya pariwisata, pengelolaan parkir, tata usaha, dan bentuk kerja sama lain.


"Kita sudah membangun kerjasama dengan BUMDESMA, dimana BUMDESMA boleh ikut lelang untuk penggarapan aset Pemda, misalnya dalam hal pengelolaan parkir, atau tempat wisata, itu boleh dikelola bersama dengan BUMDESMA dengan sistem bagi hasil, karena BUMDESMA sudah punya legalitas hukumnya," terang Bupati.


Bupati penghargaan yang diterima ini menjadi pemicu semangat untuk terus bergerak bersama bergandengan tangan membangun desa dan terus memberikan dampak yang positif kepada masyarakat Kabupaten Kebumen.

baca juga


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Kebumen Cokro Aminoto menambahkan, jumlah BUMDESMA di Kebumen ada 26, tersebar di semua kecamatan. "Sekarang, dari 26 BUMDESMA yang ada, sudah bertransformasi. Jadi memang sudah 100 persen" ujarnya.


Selain itu, kata Cokro, juga telah dibentuk BUMDESMA Kawasan. Seperti BUMDESMA Batik, Anyaman Pandan, peternakan sapi PO, dan juga BUMDESMA Wisata Pantai. "Saya kira BUMDESMA di Kebumen sudah lengkap, tinggal terus kita tingkatkan untuk menambah kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramaikan Trabas Jelajah Nusantara! dari Banjar-Baturraden Melintas Negeri Atas Awan Dieng

Ramaikan Trabas Jelajah Nusantara! dari Banjar-Baturraden Melintas Negeri Atas Awan Dieng

Purwokerto | Minggu, 05 Februari 2023 | 20:12 WIB

Alasan Samsul Beri Mahar Linggis ke Istrinya, Punya Makna Filosofis

Alasan Samsul Beri Mahar Linggis ke Istrinya, Punya Makna Filosofis

Purwokerto | Minggu, 05 Februari 2023 | 17:21 WIB

Link Live Streaming Liga 1 Sore Ini, Persib Bandung Kontra PSS Sleman

Link Live Streaming Liga 1 Sore Ini, Persib Bandung Kontra PSS Sleman

Purwokerto | Minggu, 05 Februari 2023 | 15:53 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×