Sejarah Khong Guan Jadi Kue Khas Lebaran

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 16 Februari 2023 | 20:45 WIB
Sejarah Khong Guan Jadi Kue Khas Lebaran
Sejarah Khong Guan Jadi Kue Khas Lebaran

PURWOKERTO.SUARA.COM Biskuit Khong Guan identik dengan lebaran. Brand ini seolah menjadi makanan khas yang selalu hadir di momen lebaran. Bagaimana sejarahnya hingga biskuit Khong Guan menjadi kue khas lebaran?

Sejak dulu, saat lebaran, kita akan menemukan kue Khong Guan sebagai salah satu sajian dalam menyambut tamu. Meskipun bukan suatu keharusan tapi kehadiran kaleng besar berwarna merah terasa sangat bersahabat untuk menyambut orang-orang yang hadir bersilaturahmi di hari Lebaran.

Sejarah Khong Guan

Khong Guan merupakan brand bisukuit asal Singapura. Brand ini didirikan oleh imigran asal Fujian, China, yaitu Chen Choo Keng dan Chew Choo han. Pada mulanya mereka bekerja di pabrik biskuit di Singapura.

Dalam perjalannya waktu, bisnis menjadi kacau dan mereka sempat membuat sendiri biskuit untuk dijual. Lalu Chew Choo Han melakukan sebuah inovasi setelah menemukan mesin bisnis tua dan membelinya untuk digunakan. Dengan sistem produksi yang semi-otomatis, keduanya berhasil membuat operasional pabrik kembali berjalan. Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited kemudian diresmikan di tahun 1947.

Brand ini masuk Indonesia pada tahun 1980-an, dan kini telah memiliki banyak produk selain kaleng biskuit legendaris yang dikenal semua orang.

Hadir Sejak Indonesia Berada di Era Perjuangan

Awal kepopuleran di Tanah Air, Indonesia dalam masa kemerdekaan yang penuh perjuangan. Konflik kepentingan terjadi di berbagai tempat, dan membuat masyarakat harus berjuang melawan saudaranya sendiri.

Sejarah panjang Khong Guan dan masyarakat Indonesia menjadi salah satu hal yang membuatnya identik dengan perayaan lebaran. Sejak awal, harga biskuit ini cenderung cukup terjangkau segmen pasar sehingga dapat menyebar luas.

Dengan alasan harga yang terjangkau, hampir setiap rumah mampu membelinya dan menjadikannya sajian wajib saat lebaran. harga yang terjangkau itu, sudah mendapat banyak varian biskuit yang terjadi dalang satu kaleng besar.

Orang-orang juga tidak memerlukan tempat sajinya. Kaleng pembungkus yang berukuran besar menyediakan beberapa layer biskuit yang bisa dinikmati selama perayaan Lebaran. Selain itu, anak-anak hingga orang dewasa juga menyukai cita rasa biskuit kalengan ini.

Alasan lain yang menjadikan Khong Guan layak jadi kue khas Lebaran adalah karena awet dan tahan lama. Sebagaimana kita tahu, perayaan lebaran di Indonesia masih meriah hingga seminggu pertama.

Memang tidak ada penjelasan historis kenapa Khong Guan jadi kue khas lebaran yang sepertinya ‘wajib’ ada di meja tamu. Namun, brand satu ini seolah menjadi sajian khas yang mampu bersaing hingga kini bersanding dengan sajian kekinian yang semankin variatif. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Solusi Kemacetan di Pantura Semarang saat Mudik, Dirlantas Polda Jateng Bakal Lakukan Ini

Jadi Solusi Kemacetan di Pantura Semarang saat Mudik, Dirlantas Polda Jateng Bakal Lakukan Ini

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 18:37 WIB

Apa Boleh Makan dan Minum Setelah Waktu Imsak? Ini Penjelasannya

Apa Boleh Makan dan Minum Setelah Waktu Imsak? Ini Penjelasannya

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 18:00 WIB

Yuk Ketahui, Tata Cara Membaca Niat Puasa Ramadhan Menurut Beberapa Mahzab

Yuk Ketahui, Tata Cara Membaca Niat Puasa Ramadhan Menurut Beberapa Mahzab

| Kamis, 09 Februari 2023 | 19:09 WIB

Terkini

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:32 WIB

5 Cushion dengan Isi Paling Banyak, Lebih Awet dan Tidak Cepat Retak

5 Cushion dengan Isi Paling Banyak, Lebih Awet dan Tidak Cepat Retak

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:25 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:23 WIB

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:21 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:17 WIB

5 Rekomendasi HP Tecno dengan Kamera Bagus dan RAM Besar

5 Rekomendasi HP Tecno dengan Kamera Bagus dan RAM Besar

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 08:15 WIB

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:11 WIB

Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran

Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 08:09 WIB

Begini Cara LG Taklukkan Pasar Indonesia : Teknologi Global, Sentuhan Lokal

Begini Cara LG Taklukkan Pasar Indonesia : Teknologi Global, Sentuhan Lokal

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 08:09 WIB

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB