Ia dan teman-temannya yang hanya berpangkat rendahan pun hanya menjalankan apa yang diperintahkan atasan atau komandan.
Selama dalam tahanan, Sulemi mengaku disiksa habis-habisan. Terutama saat di Lapas Salemba. Luka bekas siksaan itu bahkan masih membekas di tubuhnya. Belum lagi stigma yang masih melekat di diri dan keluarganya sampai sekarang.