Perang Sarung Bukan Tradisi Ramadan, Tapi Kenapa Makin Marak?

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 01 April 2023 | 08:28 WIB
Perang Sarung Bukan Tradisi Ramadan, Tapi Kenapa Makin Marak?
Anggota Polsek PurbaIingga memeberi peringatan kepada 11remaja yang hendak perang sarung, Jumat malam 31 Maret 2023. (Dokumentasi Polres PurbaIingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Perang sarung atau tawuran menggunakan sarung semakin marak di bulan Ramadan. Padahal, bulan Ramadan penuh kasih sayang. Lalu kenapa tradisi kekerasan seperti perang sarung justru semakin marak?

Terbaru perang sarung berhasil digagalkan Polsek Purbalingga. Sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Jalan Cahyana Baru, depan Kantor Kecamatan Purbalingga dibawa ke Mapolsek Purbalingga.

Polsek PurbaIingga membawa 11 remaja ke kantor. Polisi mengetahui rencana mereka saat petugas dari Polsek Purbalingga melaksanakan patroli, Jumat (31/3/2023) malam. 

Kapolsek Purbalingga AKP Siswanto mengatakan, pukul 23.45 WIB, petugas patroli menemukan sejumlah pemuda yang diduga hendak perang sarung. 

"Saat kami periksa ada 11 remaja di lokasi tersebut. Ditemukan juga barang bukti dua sarung yang sudah diikat pada bagian ujungnya," ujar dia.

Seluruh remaja tersebut kemudian diamankan ke Polsek Purbalingga. Selanjutnya mereka mendapat pembinaan dari polisi.

Seluruh orang tua atau wali dari para remaja tersebut dihadirkan. Masing-masingmembuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Kami berikan langkah pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kami juga hadirkan orang tuanya agar turut mengawasi aktivitas anak agar tidak melakukan hal negatif," ucapnya.

Kapolsek menambahkan, dari sebelas orang yang diamankan seluruhnya masih berstatus pelajar. Mereka merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Purbalingga. Sedangkan satu orang pelajar SMK di Cilacap.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Bayar 500 Triliun ke Bawaslu Demi Jegal Anies Baswedan?

"Setelah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan, remaja yang diamankan kami serahkan kembali kepada orangtuanya," ujar dia.

Sebelas remaja yang diamankan berinisial DNE (16), NF (16), AP (15), DO (16), IAP (17), EA (15), DAP (14), ATW (16), AA (16). Semuanya warga Kelurahan Purbalingga Kidul. Dua lainnya yaitu CI (16) warga Kelurahan Penambongan dan WI (16) warga Kelurahan Kedungmenjangan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI