Literasi Digital di Wonosobo Angkat Pentingnya Perlindungan Anak di Era Digital

Purwokerto

Minggu, 07 Mei 2023 | 10:05 WIB
Literasi Digital di Wonosobo Angkat Pentingnya Perlindungan Anak di Era Digital
Literasi digital Kemenkominfo di Lapangan Dukuh Penulih Suroyudan, Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo, Sabtu 6 Mei 2023. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, WONOSOBO -   Anak-anak tidak pernah membayangkan kehidupannya akan berubah begitu drastis. Teknologi digital mengubah banyak hal, terbasuk kebiasaan danpola hidup masyarakat, terutama anak-anak.

Dunia digital juga meningkatkan risiko kejahatan terhadap anak. Bermula dari bayangan menikmati hidup nyaman dan memiliki barang-barang mahal menjadi impian awal yang membawa mereka kepada nestapa. 

Lewat media sosial, seseorang yang berniat jahat memanfaatkan kerentanan anak-anak. Mereka dijanjikan kesenangan. Rayuan dan bujukan itu tidak mengetuk pintu, tidak melewati orang tua, tetapi langsung hadir di hadapan mereka di ruang pribadi lewat telepon genggam. 

Kasus eksploitasi anak di Jakarta misalnya. Mereka dipaksa melakukan kegiatan prostitusi dan harus menggadaikan masa depannya di suatu tempat di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Anak-anak yang rata-rata berusia 16 dan 17 tahun itu dimanipulasi dan diperdaya oleh dua orang dewasa dengan memanfaatkan teknologi.

Selanjutnya, gambaran tentang masa depan lima anak yang sangat buruk membubung.  Ketakutan, trauma, sanksi sosial, stigmatisasi, perundungan, kemungkinan penyakit, penolakan di masyarakat dan potensi terputusnya pendidikan, menjadi cerita yang mereka akan alami selanjutnya. 

Kejadian ini memang di Indonesia, tetapi banyak data dan informasi yang menggambarkan bahwa kejadian yang sama terjadi juga di belahan dunia lainnya. Kejadian yang dialami 5 orang anak-anak itu,  yang kasusnya terjadi di awal tahun 2022, ini seharusnya menjadi alarm peringatan bagi pemerintah Indonesia dan dunia.

"Kita sebagai orang tua maka sebaiknya semakin berhati-hati dengan perkembangan dunia online yang semakin marak dan mudah didapat saat membuka handpone atau komputer. Banyak hal yang harus diperhatikan dan dipahami oleh masyarakat secara umum dan khususnya anak anak yang kadang belum paham dan tahu akan dampak dari dunia online tersebut," ujar Fredy, ketua panitia Literasi Digital Kemenkominfo, Sabtu 6 Mei 2023 di Lapangan Dukuh Penulih Suroyudan, Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo. 

Fredy menuturkan liteerasi digital pada kesempatan ini mengambil tema "Perlindungan Anak di Dunia Onliine". Narasumber kegiatan kali ini antara lain Krisna Aditya Sosial Media Strategist Tular Nalar, Aris Ardiyanto seorang Budayawan, dan juga dari Ahmad Suratno Kades Suroyudan. 

Krisna Aditya yang juga relawan Mafindo, menyampaikan perlindungan anak yang berubah dari manual ke digital. Perubahan ini memicu kenaikan kejahatan terhadap anak yang mencapai 128 peresen. Kasus ini tersebar di beberapa macam sosial media yg ada antara lain Whatsapp, Instagram, Facebook, Tiktok dan yang lainnya. 

baca juga

Alasan utama orang menggunakan sosial media sejatinya sebagai hiburan atau pengisi waktu luang dan komunikasi. Karena efektif, hemat dan mudah dilakukan, tantangan yang harus dilakukan ialah literasi digital dengan fitur keamanan. 

Dampak yang sering terejadi di antaranya perubahan pola hidup secara online, perubahan pola asuh anak baik pendidikan dan komunikasi. 

Dampak negatif dari dunia digital salah satunya adalah aktivitas harian anak semakin berkurang. Jika biasanya anak sering bermain dengan teman, sekarang hanya berkutat bermain handpone atau yang lainnya. 

Yang sering terejadi kemudian ialah tingkat emosi anak berubah, egois dan susah bergaul seperti biasanya. 

"Sebagai orang tua kita harus mendampingi anak dalam mengakses gawai, selalu menyeleksi aplikasi yang sesuai buat anak. Yang jelas lagi harus ada pengawasan yang lebih agar anak kita bisa terkontrol dalam dunia digital," ujar dia.

Sementara itu Akhmad Suratno, Kepala Desa Suroyudan, menyampaikan kekhawatiran yang ada di masyarakat baik dalam keluarga, atau tingkat desa. Keluarga dan masyarakat diimbau untuk bisa saling memantau dan mengawasi anak-anak.  Anak perlu diberi pemahaman, pengertian untuk mengalihkan kebiasaaan bermain handpone kepada kegiatan yang lain.

"Contohnya dengan bermain bersama teman, mengaji, mengatur timing anak ke arah yang lebih positif lagi," ujarnya. 

Sedangkan menurut Aris, Budayawan Wonosobo, menyampaikan orang perlu melarang secara bertahap agar anak paham dan tahu dampak dan efek terhadap perkembangan pertumbuhan pola pikir dan lainnya. 

Masyarakat desa Suroyudan Kecamatan Sukoharjo Wonosobo antusias dengan kegiatan literasi digital ini. Dengan demikian manfaat ilmu yang disampaikan semua narasumber dalam acara ini bisa tersebar luas. 

Kegiatan Kominfo Semakin Cakap Digital 2023 adalah program literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat indonesia dalam memanfaatkan tekhnologi digital secara positif, produktif dan aman.

Panitia berharap dengan digelarnya acara tersebut maka akan semakin membuka mata publik agar lebih selektif, waspada dan mau memahami dampak negatif dunia digital bagi anak-anak.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkominfo Berikan Tips dan Trik Sukses Berjualan Online

Kemenkominfo Berikan Tips dan Trik Sukses Berjualan Online

Press Release | Kamis, 04 Mei 2023 | 16:50 WIB

Ciptakan Wadah Berkarya Anak Bangsa, Kemenkominfo Gelar Kompetisi Nasional TIK Kelima Kalinya

Ciptakan Wadah Berkarya Anak Bangsa, Kemenkominfo Gelar Kompetisi Nasional TIK Kelima Kalinya

Jogja | Kamis, 04 Mei 2023 | 16:45 WIB

Indonesia Dorong Pemakaian Mata Uang Lokal untuk Jaga Stabilitas Ekonomi ASEAN

Indonesia Dorong Pemakaian Mata Uang Lokal untuk Jaga Stabilitas Ekonomi ASEAN

News | Rabu, 03 Mei 2023 | 18:00 WIB

Anak Tidak Sekolah di Wonosobo Tembus 3.301, Gerakan Mayo Sekolah Sediakan Beasiswa

Anak Tidak Sekolah di Wonosobo Tembus 3.301, Gerakan Mayo Sekolah Sediakan Beasiswa

Purwokerto | Rabu, 03 Mei 2023 | 11:18 WIB

Terkini

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:51 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:37 WIB

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:35 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:32 WIB

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:20 WIB

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:10 WIB

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Surakarta | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:09 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB