purwokerto

Sibuk Bekerja Hingga Sering Menunda Makan, Ini 5 Dampak Buruknya Kebiasaan Terlambat Makan

Purwokerto Suara.Com
Rabu, 24 Mei 2023 | 17:51 WIB
Sibuk Bekerja Hingga Sering Menunda Makan, Ini 5 Dampak Buruknya Kebiasaan Terlambat Makan
Ilustrasi makan tepat waktu agar sehat bagi tubuh. ((Foto. Unsplash.com - Pablo Merchan))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Makanan merupakan kebutuhan esensial bagi kelangsungan hidup dan kesehatan manusia. Sebab dalam kehidupan sehari-hari, apa yang dikonsumsi memiliki dampak besar terhadap tubuh dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Penting bagi kita untuk menjaga pola makan yang seimbang dan bergizi guna mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Kebiasaan terlambat makan atau seringkali melewatkan waktu makan merupakan hal yang umum terjadi di tengah kehidupan modern yang sibuk.

Namun, perlu diketahui bahwa terlambat makan secara rutin dapat memiliki dampak buruk pada kesehatan kita. Berikut lima alasan mengapa terlambat makan dapat berdampak negatif dikutip dari Kanal YouTube MG CHANNEL pada Rabu 24 Mei 2023.

1. Gangguan Metabolisme

Saat kita melewatkan waktu makan yang seharusnya, tubuh kita mengalami kelaparan. Hal ini menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh, di mana proses pengubahan makanan menjadi energi terhambat.

Akibatnya, tubuh cenderung menyimpan lemak sebagai cadangan energi, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan risiko obesitas.

2. Rasa Lapar yang Berlebihan

Ketika kita terlambat makan, tubuh kita akan mengeluarkan hormon lapar yang disebut ghrelin. Hormon ini merangsang rasa lapar yang kuat dan dapat menyebabkan kita makan berlebihan saat akhirnya makan.

Baca Juga: PSSI Resmi Umumkan Laga Indonesia vs Argentina, Erick thohir : Tiketing Lebih Booming dari Coldplay

Kelebihan asupan makanan yang berlebihan ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan berbagai masalah kesehatan terkait.

3. Gangguan Gula Darah

Terlambat makan juga dapat menyebabkan fluktuasi gula darah yang tidak sehat. Ketika kita melewatkan waktu makan, tingkat glukosa dalam darah dapat menurun secara drastis.

Ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, gangguan konsentrasi, dan bahkan pingsan. Jika terjadi secara terus-menerus, fluktuasi gula darah yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua.

4. Masalah Pencernaan

Makan terlalu terlambat juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Tubuh membutuhkan waktu yang cukup untuk mencerna makanan dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI