Memasukkan Sendok Ke Dalam Daging Saat Dimasak Bisa Bikin Empuk, Mitos atau Fakta?

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 30 Juni 2023 | 16:02 WIB
Memasukkan Sendok Ke Dalam Daging Saat Dimasak Bisa Bikin Empuk, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi olahan daging kambing saat hari raya iduladha. ((Foto. Unsplash.com - Eiliv Aceron))

PURWOKERTO.SUARA.COM Berbagai olahan dapat dibuat dari daging kurban. Banyak orang tentu menginginkan memasak daging menjadi empuk. Beberapa mitos yang beredar untuk membuatnya menjadi empuk ketika dimasak, salah satunya memasukkan sendok. Beredar di masyarakat, memasukkan sendok ke dalam daging saat dimasak dapat membuat daging menjadi empuk dan lembut.

Hal itu membuat banyak orang akan memasukkan sendok ke dalam masakan agar daging tersebut menjadi empuk dan lembut. Namun, benarkah memasukkan sendok bisa membuat masakan daging menjadi empuk?

Dikutip dari suara.com, memasukkan sendok ke dalam masakan untuk membuat daging empuk tidak ada penelitian resmi yang menjelaskannya. Jika kandungan logam pada sendok bisa melunakkan daging, justru panci seharusnya malah lebih efektif.

Daging yang a lot disebabkan karena otot rangka. Jaringan khusus yang terhubung dengan tulang sehingga membuat hewan mudah bergerak.

Pada daging juga terdapat serat elastis yang dibungkus perimysium, lalu menyatu sehingga dengan kolagen. Kepadatan serat otot dengan kolagen itu yang menentukan apakah daging menjadi empuk atau tidak ketika dipotong.

Agar menjadi lunak, maka harus memecah jaringan serat pada daging yang padat itu. Jika jaringan serat itu masih kuat, maka daging akan tetap keras.

Agar jaringan serta dapat dipecah dan membuat daging semakin lunak, dapat dipengaruhi berbagai hal seperti bumbu dan bahan untuk merendamnya. Selain itu, melakukan tenderisasi serta cara memasak daging tersebut juga bisa menjadi faktor yang membuatnya menjadi empuk atau tidak.

Bumbu perendam seperti jahe, pepaya, bisa bantu memecah kolagen pada daging sehingga akan membuatnya menjadi empuk dan mudah memotong. Untuk tenderisasi yaitu proses memecah jaringan serat ikat dan kolagen dengan palu atau pisau juga jadi cara agar bantu daging menjadi empuk.

Cara memasak daging juga berpengaruh pada empuk atau tidaknya daging. Disarankan untuk memasaknya dengan api kecil dan dalam waktu lama. Hal ini akan bantu membuat kolagen pada daging menjadi gelatin sehingga lebih empuk saat dikonsumsi.

Maka, menggunakan sendok untuk bisa membuat daging menjadi empuk adalah kurang tepat. PMasyarakat dapat menggunakan cara yang benar untuk membuat daging empuk yaitu dengan pengaruh bumbu, proses tenderisasi, serta cara memasaknya. Ketiga hal tersebut yang jadi faktor membuat daging menjadi empuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Konsumsi Daging Sapi Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

Bahaya Konsumsi Daging Sapi Terlalu Banyak Bagi Kesehatan

| Kamis, 29 Juni 2023 | 11:52 WIB

Mengontrol Konsumsi Daging Penting untuk Kesehatan saat Lebaran Iduladha : Begini Penjelasannya !

Mengontrol Konsumsi Daging Penting untuk Kesehatan saat Lebaran Iduladha : Begini Penjelasannya !

| Rabu, 28 Juni 2023 | 21:39 WIB

Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan

Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 20:54 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB