PURWOKERTO.SUARA.COM – Kabupaten Purbalingga tidak hanya memiliki wisata alamnya yang indah dan mempesona. Bahkan untuk mendukung destinasi wisata dan kunjungan pelancong di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja berjarak 11,5 Km dari Alun-alun Kabupaten Purbalingga ada bandara kebanggaan warganya.
Bahkan bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero), sebuah perusahaan negara yang mengelola beberapa bandara di Indonesia. Meski diakui dalam beberapa waktu terakhir, bandara ini menghadapi kendala dalam menarik minat penerbangan dari maskapai dan minat penumpang yang rendah.
Hal ini menyebabkan beberapa maskapai yang sebelumnya mengudara di bandara ini memutuskan untuk menutup rute penerbangannya lantaran sepi peminat. Namun, dalam menghadapi situasi tersebut, terobosan baru muncul dengan memfungsikan bandar aini sebagai feeder perjalanan Ibadah Umrah.
Feeder perjalanan Ibadah Umrah adalah sistem transportasi udara yang menghubungkan penumpang dari berbagai kota di Indonesia ke bandara internasional terdekat yang menjadi titik keberangkatan ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan Ibadah Umrah.
Dikutip dari Kanal YouTube Zenal Abi pada Senin 17 Juli 2023, tempat ini adalah Bandara Jenderal Besar Soedirman, lokasi ini juga dikenal sebagai Bandar Udara JB Soedirman adalah Pangkalan Udara Militer type C yang terletak di Purbalingga, Jawa Tengah.
Lanud Jenderal Besar Soedirman merupakan bandara militer yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara yang kemudian pada tahun 2021. Meski sempat membuka berbagai rute perjalanan namun akhirnya itu dievaluasi dan kini muncul terobosan memanfaatkan Bandara Jenderal Besar Soedirman sebagai feeder perjalanan Ibadah Umrah.
Penumpang dari daerah sekitarnya dapat melakukan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien menuju bandara internasional terdekat. Ini memberikan alternatif yang lebih baik bagi masyarakat yang ingin melakukan Ibadah Umrah tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke bandara lain.
Langkah ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi Bandara Jenderal Besar Soedirman dengan lebih optimal dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat serta para jamaah yang melakukan perjalanan Ibadah Umrah.
Sebab dengan demikian, Bandara Jenderal Besar Soedirman dapat terus beroperasi dan memberikan kontribusi yang positif dalam sektor transportasi udara dan perjalanan Ibadah Umrah di daerah tersebut.
Pemfungsian Bandara Jenderal Besar Soedirman sebagai feeder perjalanan Ibadah Umrah merupakan langkah yang positif dalam memaksimalkan potensi dan pemanfaatan infrastruktur yang ada. Semoga langkah ini berhasil dan memberikan manfaat yang baik bagi semua pihak yang terlibat.***