PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Warga Desa Pancurendang menggelar doa bersama untuk delapan penambang emas yang terjebak di dalam tambang, Jumat 28 Juli 2023 malam. Dalam acara itu, warga mendoakan semoga para pekerja tambang yang tenggelam di dalam sumur tambang khusnul khatimah atau meninggal dengan baik.
Puluhan warga menggelar doa bersama di lokasi penambangan emas di Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Mereka duduk berkumpul dengan alas terpal warna oranye.
Di depan duduk ustaz memimpin doa. Ustaz mengatakan orang yang meninggal saat bekerja mencari nafkah untuk keluarga berpredikat syahid atau dianggap mati berjuang di jalan Allah.
Maka keluarga korban dihibur agar tabah. Sebab, kematian mereka dinilai syahid dan insyaallah khusnul khatimah.
Hingga hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan belum juga berhasil mengevakuasi penambang. Penyedotan air hanya mengurangi kedalaman hingga 11 meter dari total 17 meter sumur vertikal pertama.
Sebagai informasi, lubang tambang emas ini berbentuk undakan tangga. Diduga kedalaman sumur mencapai 60 an meter.
4 Tersangka
Polresta Banyumas bersama Ditkrimsus Polda Jateng menetapkan empat tersangka. Mereka adalah seorang pemilik lahan dan tiga pengelola tambang. Satu orang pengelola masih buron karena melarikan diri.
Penyidik masih mungkin menambah tersangka karena proses penyidikan masih berlangsung. Polisi saat ini juga menelusuri penadah hasil tambang emas ilegal ini.
Baca Juga: Breaking News, Jelang Subuh Warga Gumelem Kulon Banjarnegara Dikagetkan Peristiwa Kebakaran Rumah
Menurut keterangan saksi, bagi hasil tambang 20 persen masuk ke kantong pemilik lahan, 20 persen untuk pemodal dan 60 persen untuk pekerja tambang.***