Skenario Baru Evakuasi 8 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Banyumas

Purwokerto

Sabtu, 29 Juli 2023 | 06:15 WIB
Skenario Baru Evakuasi 8 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Tambang emas rakyat di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. (Dokumentasi Basarnas Cilacap)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Upaya evakuasi delapan pekerja tambang emas di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Banyumas terus berlanjut. Pada hari ketiga kemarin, Kantor SAR Cilacap selaku SAR Mission Coordinator telah menerapkan skenario baru.

Rencana operasi SAR hari ketiga yaitu membagi Tim SAR gabungan menjadi lima worksite atau titik lokasi. Dengan rincian Worksite A-1 berlokasi di Sumur Bogor, worksite A-2 berlokasi di Sumur Dondong, worksite A-3 di Penyedotan Sumur I. Worksite A-4 berlokasi di Penyedotan Sumur II dan worksite A-5 berlokasi di Bendungan Sungai.

"Dengan uraian tugas untuk melaksanakan penyedotan air menggunakan submersible yang lebih besar lagi. Menutup titik-titik lokasi yang dicurigai adanya kebocoran menuju lubang galian," kata Kepala Kantor SAR Cilacap, Adah Sudarsa. 

Selain itu, ESDM Provinsi Jawa Tengah kembali menurunkan camera hole ke lubang galian lokasi terjebaknya delapan orang penambang emas untuk memastikan debit penambahan air untuk menghitung lama kerja.

"Perkembangan operasi SAR telah sesuai dengan rencana operasi SAR yang telah dibuat," ujarnya.

Namun terdapat terdapat sumur galian lainnya di Sumur Majenang yang memungkinkan berpengaruh terhadap kebocoran yang mengarah ke Galian Bogor. Sehingga Worksite bertambah menjadi enam titik. Dengan jumlah pompa yang digunakan seluruhnya mencapai 15 pompa air.

"Selain itu, pantauan dari ESDM terkait pengukuran muka air tanah galian yang berada di Sumur Bogor berada di kedalaman 11.72 meter," katanya. 

Upaya lainnya yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yaitu memasukan pompa ke vertikal kedua untuk menguras air di sektor Galian Dondong yang diduga menjadi sumber bocornya air yang masuk ke sektor Galian Bogor pada kedalaman 20-30 meter.

"Adapun kendala yang terdapat dilapangan yaitu debit air masih tinggi, lubang galian tambang yang sempit, air yang bercampur dengan material, dan ukuran pipa yang kurang memenuhi kapasitas lubang," ujarnya.

baca juga

Hingga pukul 17.00 WIB upaya evakuasi terhadap delapan penambang emas yang terjebak di lubang galian Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Pancurendang masih belum membuahkan hasil. Evakuasi akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (29/07) mulai pukul 07.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuma Sekitar 22 Menit dari Baturaden, Destinasi Wisata Satu Ini Tawarkan Suasana Asri dan Cocok untuk Melepas Penat Bersama Sahabat Maupun Keluarga

Cuma Sekitar 22 Menit dari Baturaden, Destinasi Wisata Satu Ini Tawarkan Suasana Asri dan Cocok untuk Melepas Penat Bersama Sahabat Maupun Keluarga

Purwokerto | Jum'at, 28 Juli 2023 | 18:15 WIB

Tim SAR Lanjut Evakuasi, 8 Penambang Masih Terjebak di Sumur Tambang Banyumas

Tim SAR Lanjut Evakuasi, 8 Penambang Masih Terjebak di Sumur Tambang Banyumas

Purwokerto | Kamis, 27 Juli 2023 | 08:51 WIB

Tragedi Tambang Emas di Banyumas, 8 Penambang Terperangkap di Lubang Penuh Air

Tragedi Tambang Emas di Banyumas, 8 Penambang Terperangkap di Lubang Penuh Air

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 20:23 WIB

Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas

Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy

Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:26 WIB

Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal  Dicarikan Tempat Tinggal Baru

Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru

Jawa Tengah | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:08 WIB

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:50 WIB

Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia

Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat

7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat

Tekno | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:20 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga

Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:02 WIB