Pada kemah ini, materi dan lingkungan terintegrasi difasilitasi ketiga profesor bahasa ini melalui pola kegiatan di dalam dan luar ruangan. Seluruh materi dirangkai dalam berbagai topik relevan.
Mulai dari tema mengenal diri sendiri, hari libur/ perayaan besar di Amerika maupun Indonesia beserta tradisinya, menuliskan liburan impian mereka, sampai membuat konsep video iklan komersil, dan masih banyak lagi.
Siswa diberikan wawasan multikultur, toleransi, pembangunan karakter, hingga pengembangan pola pikir. Caranya dengan berlatih membangun logika terstruktur, terjun langsung belajar mengembangkan ide dan cara berpikir kreatif hingga percaya diri mempresentasikannya dengan baik.
Untuk membangun situasi belajar yang kondusif dan menyenangkan dalam kultur internasional seluruh staf dan tim Grand Kanaya Baturraden tempat lokasi ”kemah” digelar selama empat hari ini bahkan diwajibkan terlibat berbahasa Inggris selama berinteraksi dengan ratusan siswa dari kelas tujuh sampai 12 ini.
Program Puhua English Summer Camp 2023 yang didukung penuh Simon Yulianto, General Manager hotel tempat terselenggaranya kegiatan ini mengungkapkan komitmennya pada duni pendidikan.
“Demi mendukung terwujudnya pertumbuhan sumberdaya manusia di Banyumas, Grand Kanaya berkomitmen mendukung penuh setiap kegiatan berbasis pendidikan apalagi penguasaan bahasa asing yang baik bagi putera-puteri daerah dapat membawa dampak besar membawa kemajuan kota ini," tuturnya.***