PURWOKERTO.SUARA.COM – Kota Bandung sebagai Ibu Kota Jawa Barat tidak hanya memiliki Pusat Perbelanjaan yang ramai pengunjung. Sebab di tengah gemerlapnya Kota Bandung ada juga pusat perbelanjaan yang dulunya pernah ramai kini justru terbengkalai.
Termasuk Mall di Jalan Pasir Kaliki Nomor 23, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo berjarak 3,6 Km dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara (BDO) Kota Bandung. Destinasi belanja ini terdapat sebuah pusat perbelanjaan yang dulu pernah menjadi pusat perhatian.
Namun, sayangnya, destinasi belanja ini kini terlihat terbengkalai dan kosong, menyisakan kenangan tentang masa-masa kejayaannya yang perlahan-lahan memudar. Pusat perbelanjaan ini dulu merupakan tempat yang ramai dikunjungi oleh warga Bandung dan wisatawan.
Berbagai tenant, brand, dan konsep inovatif menjadikan lokasi ini sebagai destinasi favorit untuk berbelanja, bersantap, dan bersosialisasi pada masa jayanya. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan tren dalam industri perbelanjaan, situasinya mulai berubah.
Dikutip dari Kanal YouTube Ramza TV destinasi belanja ini bernama Paskal Hyper Square Bandung. Saat ini kondisi pusat perbelanjaan ini menggambarkan sebuah kenyataan yang berbeda. Koridor-koridor yang dulu ramai dengan pengunjung dan aktivitas kini terlihat sepi dan sunyi.
Ruangan-ruangan yang dulu dipenuhi oleh toko-toko dan restoran kini tampak kosong dan tak berpenghuni. Kini pengunjung cuma bisa melintasi tangga-tangga menuju lantai-lantai yang dulu ramai tenant.
Itupun hanya melihat melalui jendela kaca bagaimana pusat perbelanjaan yang dulu ramai kini berubah menjadi tempat yang sepi. Perubahan ini memperlihatkan tentang betapa dinamisnya bisnis dan industri perbelanjaan.
Sebuah fakta bahwa untuk tetap relevan, sebuah pusat perbelanjaan harus senantiasa beradaptasi dengan perubahan tren dan kebutuhan konsumen.
Tentu ini bisa menjadi bahan renungan tentang arti pentingnya inovasi dan pemeliharaan agar tempat-tempat seperti 23 Paskal Hyper Square Bandung tetap hidup dan berkontribusi bagi masyarakat dan kota di sekitarnya. Semoga.***
Baca Juga: Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Km Dibentangkan di Terowongan Tua Berusia 130 Tahun di Kebumen