PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Banyuwangi tidak hanya diisi Mall-mall mewah yang jadi jujugan wisata belanja. Ada juga pusat perbelanjaan yang kondisinya mangkrak karena berbagai kendala. Sebut saja pusat perbelanjaan di Jalan Basuki Rachmat Nomor 116, Kecamatan Kota Banyuwangi.
Destinasi belanja ini berjarak 20,5 Km dari Bandar Udara Internasional Banyuwangi. Meski tempat ini pernah menjadi Mall yang berjaya di Bumi Blambangan. Namun, kini pusat perbelanjaan ini hanya menyisakan bangunan yang mangkrak dan menceritakan kisah masa lalu yang penuh kenangan.
Dikutip dari Kanal YouTube Wahyu Adhi Suprobo pusat perbelanjaan ini bernama Giant Supermarket. Dulunya pusat perbelanjaan ini merupakan salah satu destinasi utama bagi masyarakat Banyuwangi untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Pusat perbelanjaan ini menawarkan berbagai macam produk, dari bahan makanan hingga barang kebutuhan rumah tangga. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan tren belanja, Giant Supermarket mengalami tantangan dalam menjaga daya tariknya.
Pada tahun 2015, Giant Supermarket resmi tutup. Meskipun usaha untuk mempertahankan pusat perbelanjaan ini telah dilakukan, namun berbagai faktor, termasuk persaingan bisnis dan perubahan preferensi konsumen, akhirnya membawa Mall ini menghadapi keputusan penutupan.
Setelah penutupan Giant Supermarket, pusat perbelanjaan tersebut sempat digantikan dengan Hardy's Mall. Namun, meskipun upaya ini dilakukan untuk menghidupkan kembali area tersebut, Hardy's Mall juga menghadapi berbagai kendala.
Padahal ada upaya untuk menyegarkan suasana dengan mendatangkan badan pesawat eks Batavia Air di halaman parkir, tetapi faktor-faktor lainnya, termasuk daya saing dengan mal-mal lain di Banyuwangi, membuat Mall tersebut tidak mampu bertahan lama.
Bangunan yang kini mangkrak adalah saksi bisu dari perjalanan Giant Supermarket dan upaya untuk menghidupkan kembali pusat perbelanjaan ini. Meskipun situasi saat ini mungkin berbeda dari masa kejayaannya.
Namun percaya atau tidak kehadiran Giant Supermarket dan usaha-usaha untuk menghidupkan pusat perbelanjaan tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarah belanja di Banyuwangi.***
Baca Juga: Semarak HUT RI ke 78, SMPIT Permata Hati Banjarnegara Gelar Dramatisasi Puisi