PURWOKERTO.SUARA.COM – Perkembangan teknologi terus berimbas kepada habbit masyarakat termasuk dalam dunia perbelanjaan. Hal ini terlihat juga di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 7, Dusun Kongsen, Kelurahan Purwokerto Kulon, Kecamatan Purwokerto Selatan berjarak 23,6 Km dari Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Di sana ada sebuah pusat perbelanjaan yang memiliki sejarah panjang di Kota Purwokerto. Mengingat tempat ini memiliki lebih dari 26 tahun keberadaannya di Kota Satria, tidak heran destinasi belanja ini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga setempat.
Dikutip dari Mister Syam official pada Selasa 22 Agustus 2023, destinasi perbelanjaan ini bernama Moro Supermarket. Didirikan pada 17 Desember 1997 dan dikelola oleh PT Bamas Satria Perkasa, pusat perbelanjaan ini memiliki warisan sejarah yang kaya dalam dunia perbelanjaan di Kota Satria.
Pusat perbelanjaan ini pernah menjadi primadona di bidang grosir dan retail, menjadi tujuan utama masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan warga saat di masa jayanya. Apalagi dengan koleksi produk yang beragam, layanan yang baik, dan fasilitas yang lengkap.
Kala itu Moro Supermarket sukses menjadi tempat yang ramai dikunjungi dan dinikmati oleh berbagai kalangan. Namun, seperti banyak perubahan dalam tren perbelanjaan, kondisi Moro Supermarket mulai berubah. Hingga yang terbaru sebanyak 250 karyawan Mall ini mengikuti sosialisasi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Sekedar informasi PKPU merupakan proses hukum di Indonesia yang memungkinkan seorang debitur yang menghadapi masalah keuangan atau kesulitan membayar hutang untuk meminta penundaan atau moratorium atas kewajiban pembayaran utangnya kepada para krediturnya.
Tujuan dari PKPU ini untuk memberikan kesempatan kepada debitur untuk mereorganisasi keuangan mereka dan mencari solusi bersama dengan para kreditur, agar dapat membayar hutangnya dengan cara yang lebih teratur dan berkelanjutan.
Mengingat dengan perkembangan pesat dalam perdagangan online dan semakin banyaknya pusat perbelanjaan modern lain, kompetisi menjadi semakin sengit. Meskipun awalnya menjadi tujuan utama, saat ini Moro Supermarket mengalami penurunan pengunjung yang mengkhawatirkan.
Banyak tenant yang mulai kosong dan kondisi Mall yang tidak seramai dulu lagi. Bahkan beberapa rak yang ada di sana kondisinya banyak yang mulai kosong. Apalagi dalam usaha untuk tetap relevan dan bersaing tentu membutuhkan banyak inovasi.
Baca Juga: Tekuk Arsel FC Lima Gol Tanpa Balas, Ariescomp Kokoh Dipuncak Kelasemen Grup A
Sebab seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat, pusat perbelanjaan ini mungkin juga bisa menggabungkan unsur tradisional dengan modern untuk memberikan pengalaman berbelanja yang unik.
Meskipun menghadapi tantangan, Moro Supermarket tetap memiliki kenangan mendalam sebagai tempat yang berarti bagi warga Purwokerto. Sebab dengan lamanya waktu beroperasi menjadikan pusat perbelanjaan ini memiliki tempat di hati masyarakat setempat.***