Berdiri 184 Tahun Lalu, Pabrik Gula Terbesar di Eks Karesidenan Banyumas Ini Gulung Tikar: Bukan karena Kebakaran, tapi...

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 02 September 2023 | 20:47 WIB
Berdiri 184 Tahun Lalu, Pabrik Gula Terbesar di Eks Karesidenan Banyumas Ini Gulung Tikar: Bukan karena Kebakaran, tapi...
Ilustrasi pabrik gula terbesar di Karisidenan Banyumas yang Berdiri sejak tahun 1839. ((Foto. Unsplash.com - Valentin Balan))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupaten Banyumas bagi pecinta bangunan tua tidak lengkap tanpa singgah di Jalan Raya Sokaraja, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah berjarak 10,2 Km dari Kota Purwokerto.

Di sana terdapat bangunan peninggalan kolonial yang dulunya merupakan pabrik di era pendudukan Belanda di Hindia-Belanda. Meskipun saat ini terbengkalai jadi saksi bisu, bangunan ini pernah memiliki masa keemasan di era kejayaannya.

Dikutip dari Kanal YouTube Love Purwokerto pada Sabtu 02 September 2023, bangunan ini bernama Suikerfabriek Kalibagor atau masyarakat kini mengenalnya Bekas Pabrik Gula Kalibagor. Bisa dibilang bangunanini adalah monumen bersejarah yang menggambarkan kejayaan industri daerah Kalibagor.

Sebab kala itu pusat industri yang ramai bukan di Kota Purwokerto seperti saat ini, melainkan di daerah Kalibagor. Bahkan pabrik gula ini adalah salah satu pabrik gula pertama yang dibangun di bekas Karesidenan Banyumas pada tahun 1839.  

Pabrik Gula Kalibagor didirikan oleh Sir Edward Cooke pada tahun 1839. Sebelum berdirinya pabrik ini, telah ada upaya untuk membangun perkebunan tebu di Kalibagor. Pabrik gula ini bahkan menjadi yang tertua di Eks Karesidenan Banyumas.

Menariknya meski jadi yang tertua, masa beroperasionalnya justru yang terlama dibandingkan dengan pabrik gula lainnya di daerah ini.  Sebut saja suksesornya seperti Pabrik Gula Bodjong, Klampok, Poerwokerto dan Kaliredjo yang umurnya tidak selama Pabrik Gula Kalibagor.

Sayangnya, setelah lebih dari satu setengah abad beroperasi meski sempat buka tutup, Pabrik Gula Kalibagor harus ditutup permanen pada sekitar tahun 1996-1997. Penutupan ini terjadi selama masa peralihan antara Orde Baru dan Era Reformasi di Indonesia hingga terjadi penjarahan. 

Sejak saat itu, bangunan megah ini dibiarkan terbengkalai dan perlahan-lahan menyatu dengan lanskap sekitarnya dan mangkrak. Saat kalian mengunjungi bekas Pabrik Gula Kalibagor, pengunjung akan melihat sisa-sisa kemegahan bangunannya yang tak bisa terlupakan di masanya.

Bangunan yang mengesankan dengan arsitektur kolonial, pilar-pilarnya masih berdiri kokoh, meskipun telah lama tidak digunakan. Lingkungan sekitarnya yang pernah ramai dengan aktivitas perkebunan dan industri sekarang telah menjadi tempat yang sepi terbengkalai.

Padahal Bekas Pabrik Gula Kalibagor memiliki potensi besar sebagai warisan bersejarah yang dapat dikenal oleh generasi mendatang. Pemerintah setempat dapat bekerja sama untuk memulihkan dan menjaga bangunan ini agar bisa menjadi bangunan cagar budaya.

Sebab Bekas Pabrik Gula Kalibagor bak jendela ke masa lalu yang dapat memberikan wawasan tentang sejarah perkebunan tebu dan industri gula yang pernah makmur di Banyumas. Tentu dengan upaya serius bangunan ini bisa menjadi daya tarik wisata bersejarah yang menarik.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terapkan Tilang Elektronik, Operasi Zebra Candi Polda Jateng Dimulai 4 September

Terapkan Tilang Elektronik, Operasi Zebra Candi Polda Jateng Dimulai 4 September

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 20:28 WIB

Cuma 9,8 Km dari Bandara Husein Sastranegara, Bangunan Kondotel dengan Arsitektur Megah di Kota Cimahi Ini Terbengkalai: 7 Tahun Proyeknya Mangkrak!

Cuma 9,8 Km dari Bandara Husein Sastranegara, Bangunan Kondotel dengan Arsitektur Megah di Kota Cimahi Ini Terbengkalai: 7 Tahun Proyeknya Mangkrak!

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 19:26 WIB

Perwira Polres Eks Polwil Banyumas Ikuti Pelatihan Softskill Polda Jateng di Purbalingga

Perwira Polres Eks Polwil Banyumas Ikuti Pelatihan Softskill Polda Jateng di Purbalingga

| Selasa, 29 Agustus 2023 | 19:59 WIB

Separah Ini kah Kekeringan di Banyumas, Desa Ini Tertolong Ada Kolam Penampungan

Separah Ini kah Kekeringan di Banyumas, Desa Ini Tertolong Ada Kolam Penampungan

| Senin, 28 Agustus 2023 | 18:56 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB