PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Masyarakat atau pengendara yang biasa melintas jalan ruas Banjarmangu-Kalibening pastinya sudah tidak asing dengan spot ini. Tempat ini bukanlah objek wisata yang sengaja dibangun untuk memanjakan turis.
Namun pesonanya tidak kalah dengan objek wisata berbayar. Seperti Tol Kahyangan di negeri atas awan Dieng, lokasi ini juga berupa jalan negara yang membelah perbukitan.
Jalan ini biasa dilintasi warga dari Banjarnegara ke arah Kalibening dan Pekalongan atau sebaliknya.
Karena melalui jalan ini, tujuan bisa dicapai lebih dekat daripada melewati jalan provinsi melalui Karangkobar.
Yang menarik, jalur ini sangat memanjakan. Jalur Gripit-Kalibening akan melintasi jalan di atas perbukitan, tepatnya di jalan ruas Desa Sembawa-Kalibombong.
Dari pasar Gripit ke arah Kalibening, pengendara akan melintasi lereng Gunung Pawinihan dengan hawa udara yang sejuk.
Jalan penuh kelokan dan naik turun khas medan pegunungan. Anda akan juga melintasi wisata Bukit Ares Pawinihan (Buaran) yang menyajikan view hutan pinus di Desa Pakandangan Kecamatan Banjarmangu.
Di situ anda bisa rehat sembari menyeruput kopi di kedai kopi yang instagramable.
Perjalanan kemudian, setelah jembatan atau pertigaan Sembawa, pengendara bisa belok kanan ke arah Kalibombong-Kalibening.
Dari situ perjalanan dengan medan paling menantang dimulai. Siapkan kendaraan dalam kondisi prima. Sistem pengereman harus pakem.
Pengendara akan melintasi jalan dengan tanjakan panjang dan curam. Pengendara yang tidak terbiasa pasti akan merasa deg-degan.
Namun rasa cemas itu seketika hilang karena suguhan panorama yang menyihir. Jangan terlalu terpana dengan keindahan tapi mengabaikan fokus ke arah jalan. Karena bisa membahayakan keselamatan.
Lebih baik, jika ingin menikmati view, pinggirkan kendaraan anda dan rehatlah sejenak.
Ada beberapa kedai kopi dengan konsep kece yang bisa menjadi alternatif tempat untuk anda beristirahat.
Harga kopi dan aneka menu di kedai dijamin terjangkau karena berada di desa.