PURWOKERTO.UARA.COM Musim kemarau masih melanda bumi nusantara. Ditambah fenomena El Nino yang berpotensi memicu bencana kekeringan yang parah. Banyak warga di berbagai daerah menjerit karena kekeringan.
Apalagi kekeringan membuat masyarakat menderita karena menimbulkan krisis air bersih. Sedangkan air bersih menjadi kebutuhan utama umat manusia untuk bertahan hidup.
Berawal dari kekeringan, lahir krisis-krisis lain, termasuk melumpuhkan sektor ekonomi. Di sektor pertanian, petani tidak bisa bercocok tanam sehingga roda perekonomian di desa tersendat.
Di sisi lain, panas ekstrem membuat warga merasakan hawa panas yang menyengat di banding hari hari biasa dengan suhu mencapai kisaran 40 derajat celcius, terutama di daerah yang berdekatan dengan pesisir atau dataran rendah.
Bahkan viral sejumlah warga menggoreng telur bisa matang di bawah terik matahari sing di wilayah pantai utara Jawa Tengah.
Namun di tengah banyaknya warga yang “terpanggang”, justru di wilayah Kabupaten Banjarnegara bagian atas sudah mulai hujan. Banjarnegara sendiri sebagian wilayahnya terdiri dari dataran tinggi, contohnya Dieng dan sekitarnya.
Darso, pemilik warung di Kecamatan Kalibening, Banjarnegara mengatakan, akhir-akhir ini hujan hampir terjadi tiap hari di daerahnya.
Bukan gerimis atau hujan ringan, bahkan ia menyampaikan sering hujan lebat terjadi di daerahnya.
"Kalau sore sudah mulai hujan, " katanya.
Kecamatan Kalibening sendiri merupakan salah satu kecamatan di wilayah dataran tinggi Banjarnegara.
Daerah ini memiliki ketinggian sekitar 1000 mdpl. Dengan posisi ketinggian itu, membuat daerah Kalibening berhawa dingin dan sejuk.
Saat musim hujan, curah hujan di daerah ini bisa lebih tinggi daripada daerah-daerah lain yang lebih rendah. Masyarakat bahkan susah menjemur jika musim hujan datang.
Daerah ini juga dikenal rawan longsor, bahkan sebagian rawan banjir saat musim penghujan.
Dengan ketinggian seperti itu, wilayah Kecamatan Kalibening cocok ditanami tanaman sayur.
Yang booming belakangan adalah komoditas Kopi Arabika yang mulai banyak ditanam petani. Kopi Arabika Kalibening bahkan pernah memenangkan kontes kopi tingkat nasional dengan cita rasa dan kekhasan yang dimiliki.