Mahasiswa Universitas Swasta di Purwokerto Ini Produksi Sampo dari Bunga Kecombrang

Purwokerto

Minggu, 15 Oktober 2023 | 18:52 WIB
Mahasiswa Universitas Swasta di Purwokerto Ini Produksi Sampo dari Bunga Kecombrang
Mahasiswa UMP buat sampo dari bunga Kecombrang

PURWOKERTO.SUARA.COM, - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali berhasil mendapatkan pendanaan dari Ditjen Diktiristek, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud).

Tim tersebut berhasil membuat inovasi sediaan dry shampo atau shampo kering dengan menggunakan bunga kecombrang.

Tim tersebut yakni Ade Ilham AlgoFiqi, Umi Fatmah Yekti Rahayu dan Siti Nadhiya Nur Amalia dan diketuai Yoanita Setyaningrum. 

Dosen Pembimbing apt. Arini Syarifah, M.Si mengatakan, kelompok tersebut mengagas ide itu menurutnya bunga kecombrang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pangan, padahal bunga kecombrang memiliki kandungan minyak atsiri dan juga flavonoid yang dapat bermanfaat untuk kesehatan khususnya kesehatan rambut.
 
“Adanya reaksi positif dari masyarakat akan produk dry shampo ekstrak bunga kecombrang menjadi harapan untuk mengembangkan lebih lanjut produk dry shampo salah satunya yaitu mendapatkan ijin edar.  Adanya ijin edar ini tentu saja akan lebih menjamin keamanan dan keefektifan produk jika digunakan oleh masyarakat,” ujar Arini.

Sementara itu ketua kelompok Yoanita menjelaskan, sediaan dry shampo sangat praktis digunakan dan dengan adanya penggunaan bunga kecombrang sebagai salah satu bentuk pemanfaatan tanaman asli Indonesia.

“Kandungan minyak atsiri dan juga flavonoid dalam bunga kecombrang tidak hanya membantu pertumbuhan rambut tetapi juga mampu menyerap minyak kulit kepala penyebab ketombe sehingga ekstrak bunga kecombrang sangat tepat kiranya untuk perawatan rambut dalam bentuk shampo,” jelasnya.

Dijelaskan, Dry shampo ekstrak bunga kecombrang saat ini sudah dipasarkan secara langsung melaui e-commerce.  Produk ini banyak mendapatkan reaksi positif dari masyarakat yang sudah mencoba dan menggunakan produk tersebut.

“Di pasaran masih sedikit shampo dalam bentuk kering dan juga belum ada shampo yang menggunakan ekstrak bunga kecombrang sehingga hal ini menjadi peluang pasar tersendiri yang tentu saja dengan adanya peluang pasar baru dapat memberikan keuntungan untuk penjualan produk ini,” pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjarak 3,1 Km dari Stasiun Tegal, Taman Rekreasi Ini Tawarkan Beragam Wahana

Berjarak 3,1 Km dari Stasiun Tegal, Taman Rekreasi Ini Tawarkan Beragam Wahana

Purwokerto | Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:34 WIB

Festival Anak Sholeh Indonesia Cetak Generari Muda Purbalingga yang Tangguh

Festival Anak Sholeh Indonesia Cetak Generari Muda Purbalingga yang Tangguh

Purwokerto | Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:50 WIB

Hanya 76 Km dari Stasiun Brebes, Wisata Alam Ini Tawarkan View Brebes dari Kejauhan

Hanya 76 Km dari Stasiun Brebes, Wisata Alam Ini Tawarkan View Brebes dari Kejauhan

Purwokerto | Minggu, 15 Oktober 2023 | 11:03 WIB

Terkini

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:48 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×