Bangunan Bekas Pabrik Obat di Sitinjau Lauik Terbengkalai, Banyak Cerita Mistis Beredar di Masyarakat

Ranah | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:18 WIB
Bangunan Bekas Pabrik Obat di Sitinjau Lauik Terbengkalai, Banyak Cerita Mistis Beredar di Masyarakat
Irwanda Saputra

Ranah - Bagi pengendara jalur Lintas Sumatera, bangunan bekas pabrik obat di perbatasan Kota Padang dan Kabupaten Solok, Sumbar ini, tentu tidak asing lagi.

Gedung berlantai dua itu berada di sisi kanan jalan. Persisnya di Jalan Selayo-Padang KM 28, Batang Barus, Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar)

Jika dari pusat Kota Padang, bangunan yang dulunya milik Rhipa Pharmacy ini berjarak sekitar 30 kilometer.

Untuk menuju ke sana melewati Jalur Sitinjau Lauik yang dikenal ekstrem dengan tikungan tajam dan tanjakan curam.

Saat ini, kondisi bangunan masih berdiri kokoh. Namun warna cat putih yang ada di bangunan tersebut makin memudar. 

Tak lagi ada aktivitas dan tidak terawat membuat bangunan itu terlihat terbengkalai. Beberapa kaca-kaca jendela yang terpasang pecah dan berlobang.

Rerumputan di sekitar halaman menyubur panjang. Dari area luar, pagar besi masih mengelilingi bekas pabrik itu. Tembok antara penyambung pagar, terukir tulisan Rhipa beserta logo farmasi berwarna coklat.

Pada pintu masuk pagar utama, juga terdapat pos penjagaan beratap gonjong, khas Rumah Gadang. Pos penjagaan itu berada di sisi depan kiri bangunan. Selain itu juga ada musala hingga bangunan bekas kediaman karyawan.

Sementara bagian pintu masuk gedung juga terlihat terbengkalai, kaca-kaca sudah tumbuh jamur. Plafon rusak, begitupun di bagian dalam gedung utama.

Sedangkan di belakang bangunan terdapat sejumlah ruangan seperti quality control dept, washing room, instrument room, director room dan apotheker room. Di bagian ini banyak berserakan botol-botol bekas produksi obat-obatan.

Sudah banyak bagian-bagian bangunan yang telah dilepas dan hanya tersisa lantai yang cukup luas. Juga ada satu bangunan terpisah di bagian belakang dari bangunan utama.

Tidak begitu banyak informasi tentang bangunan bekas pabrik Rhipa Pharmacy ini. Dari sepengetahuan Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar, Wengki Purwanto, pabrik itu sudah lama tidak beroperasi.

“Memang itu sudah lama (berdiri), tidak beroperasi karena AMDAL-nya ditolak,” ujar Wengki beberapa waktu lalu.

Wengki tidak bisa mendetail awal mula berdiri dan kapan terakhir pabrik Rhipa Pharmacy beroperasi. Walhi Sumbar tidak memiliki data soal perjalanan pembangunan pabrik.

“Data terkait pembangunan Rhipa ternyata memang tidak ada di Walhi,” ucapnya.

Berada di ketinggian dikelilingi Bukit Barisan dan hutan yang lebat, bangunan Rhipa Pharmacy kerap diselimuti kabut. Kondisi ini sering kali terjadi saat sore hingga menjelang matahari terbenam.

Minimnya penerangan membuat suasana bekas pabrik ini terkesan menyeramkan. Sejarawan dari Universitas Andalas, Gusti Anan menyebutkan, lokasi bangunan bekas pabrik Rhipa Pharmacy berada di kawasan hutan lindung.

Menurut dia, hal ini yang diduga menjadi faktor terhentinya pengoperasian pabrik karena bermasalah soal AMDAL. Gusti Anan juga tidak begitu ingat tahun berapa Rhipa Pharmacy terakhir kali beroperasi.

“Sepengetahuan saya dulunya ada program pemerintah untuk menggenjot produksi obat-obatan, salah satunya Sumbar dapatkan program pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan digemborkan orde baru dahulunya,” tutur Gusti Anan.

“Jadi dibangunlah berbagai infrastruktur untuk peningkatan produksi industri kesehatan. Makanya didirikan Rhipa Pharmacy,” beber Guru Besar Ilmu Sejarah Unand itu.

Ia mengungkapkan, pembangunan pabrik Rhipa Pharmacy telah diingatkan sebelumnya terkait lokasinya yang berada di kawasan hutan lindung.

Namun proses pembangunan tetap berjalan hingga akhirnya terpaksa berhenti beroperasi.

“Mungkin bagian dari kebijakan pemerintah juga, makanya ditarik kembali. Padahal sudah ada beberapa, yang saya dengar, (pabrik) ini sudah siap produksi,” ungkapnya.

Tidak begitu banyak pemukiman warga di sekitar area bangunan membuat kawasan pabrik Rhipa Pharmacy sangat sepi. Hanya hiruk-pikuk truk, minibus dan sepeda motor silih-berganti melintas.

Kendaraan itu datang dari arah Kabupaten Solok maupun Kota Padang. Sementara di sisi seberang jalan area pabrik, terdapat dua rumah sekaligus warung yang ditempati beberapa keluarga.

Warung ini juga menjadi salah satu tempat persinggahan para sopir truk maupun pengendara lainnya untuk beristirahat sejenak usai menaklukkan Sitinjau Lauik. Beberapa sopir truk juga sering mencuci kendaraan di lokasi ini.

Sejak bangun Rhipa Pharmacy tidak beroperasi, begitu banyak cerita mistis yang beredar di kalangan masyarakat.

Ada yang hanya sekadar mendapat cerita, ada pula pengendara mengaku mengalami gangguan gaib secara langsung.

Kejadian-kejadian itu dialami saat melintas di depan area bangunan bekas pabrik tersebut. Namun lain hal bagi Tanti, salah seorang warga yang tinggal di depan area bekas pabrik.

Selama menghuni rumah peninggalan orang tuanya, perempuan 53 tahun ini tidak pernah merasakan hal-hal mistis. Cerita-cerita itu diakuinya hanya keluar dari mulut ke mulut hingga beredar luas.

“Kata orang angker, banyak penampakan. Orang-orang katanya pernah melihat saat berkendara. Tapi ibu sampai sekarang Alhamdulillah tidak pernah,” ujarnya.

“Cerita orang wujud gaib itu berubah-ubah. Kadang pernah juga berat saja rasanya saat berkendara, rasa ada yang diboncengi padahal dia sendiri,” kata Tanti.

Hal mistis itu juga tidak berlaku bagi Azwar Oyong, sang penjaga bangunan. Sejak 1996, kakek 72 tahun ini menjaga dan bahkan bermalam di pos yang berada di dalam area pabrik.

“Cerita-cerita orang memang iya (angker), tapi tidak begitu sekali (sebenarnya),” ujarnya.

Oyong mengaku, karena dikenal angker, dulu begitu banyak orang datang membawa semacam sesajen kemudian meminta angka untuk bermain judi toto gelap (togel). Namun kegiatan itu sudah tidak ada lagi.

“Selama puluhan tahun menjaga, rasa takut pasti ada, tapi tidak dipikirkan. Kalau angker itu tergantung, kalau kita ingin bertemu (makhluk gaib), tentu kita bisa, kalau tidak, tentu dia tidak juga menampakkan,” terangnya.

Oyong menceritakan dirinya juga pernah dianggap hantu oleh pengendara dan sopir truk. Padahal saat itu, dirinya hanya berniat untuk membantu pengendara yang mengalami masalah.

“Saya keluar dari pagar niat ingin membantu sopir truk bocor ban, eh malah dikira hantu. Kabur dia, dikemudikan truknya dalam kondisi ban bocor,” bebernya.

Dari cerita yang Oyong dapat, sosok hantu yang sering dijumpai pengendara berupa seorang perempuan hingga laki-laki berpakaian jubah.

Tetapi selama menjaga bangunan, ia tidak pernah melihat makhluk halus seperti cerita beredar.

“Saya pas jaga malam hanya lihat bayangan saja. Saya berpikir positif saja, mungkin itu kantong kresek terbang,” tuturnya.

Oyong mengungkapkan area dan bangunan bekas milik Rhipa Pharmacy ini telah diambil alih oleh PT Delima Trisakti sejak tahun 2010.

Dirinya juga tidak tahu bangunan ini akan difungsikan untuk apa kedepannya.

“Dulunya pabrik obat-obatan berdirinya 1988 kalau enggak salah. Tapi hanya beroperasi sembilan bulan. Untuk saat ini untuk apa bangunan ini belum tahu,” kata Oyong. (Irwanda Saputra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Mistis Ikke Nurjanah dan Kristina di Balik Panggung Dangdut, Ada yang Sengaja 'Dikerjai'?

Cerita Mistis Ikke Nurjanah dan Kristina di Balik Panggung Dangdut, Ada yang Sengaja 'Dikerjai'?

Entertainment | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:30 WIB

Sudah Sentuh 4,7 Persen, Inflasi Gerus Margin Pengembang Properti

Sudah Sentuh 4,7 Persen, Inflasi Gerus Margin Pengembang Properti

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:34 WIB

Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP

Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 06:40 WIB

Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk

Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk

Foto | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:47 WIB

5 Mobil FWD yang Terbukti Kuat Nanjak di Sitinjau Lauik, Penggerak Depan Pantang Nyerah

5 Mobil FWD yang Terbukti Kuat Nanjak di Sitinjau Lauik, Penggerak Depan Pantang Nyerah

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:49 WIB

Viral Sekolah Rusak Parah di NTT, Siswa Tetap Masuk Meski Tanpa Meja Kursi

Viral Sekolah Rusak Parah di NTT, Siswa Tetap Masuk Meski Tanpa Meja Kursi

Video | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:05 WIB

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Your Say | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:20 WIB

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB

Fenomena Mistis dan Mitos Urban Lintas Budaya di Film Tolong Saya!

Fenomena Mistis dan Mitos Urban Lintas Budaya di Film Tolong Saya!

Your Say | Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:25 WIB

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang

Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang

Bola | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:06 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Orang yang Meninggal di Bulan Ramadan Apakah Tetap Wajib Bayar Zakat Fitrah?

Orang yang Meninggal di Bulan Ramadan Apakah Tetap Wajib Bayar Zakat Fitrah?

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Budget Tipis? Ini 5 Headset Wireless Gaming Terbaik di Bawah 1 Juta

Budget Tipis? Ini 5 Headset Wireless Gaming Terbaik di Bawah 1 Juta

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Lenovo Pamer PC Modular AI di MWC 2026, ThinkPad dan Tablet Canggih Ikut Meluncur

Lenovo Pamer PC Modular AI di MWC 2026, ThinkPad dan Tablet Canggih Ikut Meluncur

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Mengurai Makna Hidup dalam Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Mengurai Makna Hidup dalam Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026

Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:50 WIB