Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB
Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?
Potret Kebakaran Pada Bangunan Tinggi (Pexels/Vladimir Shipitsin)

Suara.com - Kebakaran hutan merupakan fenomena yang kerap terjadi di Indonesia. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 546 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Angka tersebut menjadikan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana alam terbesar ketiga yang terjadi di Indonesia.

Kebakaran hutan tidak hanya menyebar melalui kobaran api besar yang terlihat jelas. Dilansir dari Phys.org pada(29/5/2026), bara api kecil atau embers yang beterbangan di udara ternyata menjadi salah satu penyebab utama meluasnya kebakaran ke area baru. Bara api ini dapat terbawa angin hingga jarak tertentu, lalu memicu titik api baru ketika jatuh di area yang mudah terbakar.

Penelitian terbaru dari Oregon State University menemukan bahwa bangunan yang lebih tinggi justru dapat menghasilkan lebih banyak embers dibanding bangunan rendah. Temuan ini menjadi perhatian penting karena kebakaran hutan kini semakin sering menjalar hingga ke kawasan permukiman.

Studi Mengenai Pengaruh Tinggi Bangunan Terhadap Besarnya Kebakaran 

Dalam studi bertajuk “Firebrands Generated from Structures in Built Environment” menguji berbagai jenis struktur bangunan dengan material dan tinggi yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa bangunan bertingkat mampu menghasilkan ribuan embers lebih banyak dibanding bangunan rendah. Jumlah bara api yang dihasilkan berkisar antara 2.000 hingga 24.000 partikel kecil, tergantung pada bahan bangunan dan ukuran struktur.

Profesor teknik mesin dari Oregon State University, David Blunck, mengatakan bahwa embers menjadi tantangan terbesar dalam penyebaran kebakaran hutan.

“Bara api adalah cara paling sulit bagi kebakaran hutan untuk menyebabkan penyebarannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pemahaman mengenai bagaimana embers terbentuk dan bergerak di udara dapat membantu ilmuwan memprediksi penyebaran api dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Tak Hanya Tinggi Bangunan, Material Bangunan Juga Menjadi Penyebab 

baca juga

Selain tinggi bangunan, para peneliti juga menemukan bahwa material konstruksi sangat memengaruhi jumlah embers yang terbentuk. Bangunan dengan material mudah terbakar, seperti cedar siding atau pelapis kayu cedar, menghasilkan lebih banyak bara api dibanding bangunan dengan material tahan api. 

Peneliti utama dalam studi tersebut, Deepak Sharma, mengatakan bahwa ukuran struktur dan jenis material bangunan menjadi faktor penting dalam produksi embers.

“Diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi tampaknya skala struktur dan material bangunan eksterior merupakan faktor dalam produksi percikan api karena bagaimana skala tersebut memengaruhi intensitas api dan dinamika sebaran api akibat angin,” jelas Sharma.

Melalui riset ini, para peneliti berharap hasil studi tersebut dapat menjadi acuan dalam perencanaan kota dan desain bangunan di wilayah rawan kebakaran hutan. Dengan memahami bagaimana embers terbentuk dan menyebar, pemerintah maupun masyarakat diharapkan dapat menentukan jenis konstruksi yang lebih aman guna mengurangi risiko kebakaran besar di masa depan. 

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asap Kebakaran TPA Picu ISPA, Bantuan Kemanusiaan Mengalir untuk Warga Terdampak

Asap Kebakaran TPA Picu ISPA, Bantuan Kemanusiaan Mengalir untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:50 WIB

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:52 WIB

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:15 WIB

×