Namun terang Ardi, harimau sumatera Puti Maua Agam mati sebelum berhasil sembuh.
Diketahui, nama Puti Maua untuk harimau merupakan usulan dari Wali Nagari Salareh Aia, Iron Maria Edi. Nama itu diberikan setelah berdiskusi bersama tokoh masyarakat, niniak mamak dan alim ulama setempat.
“Pertama namanya kita sepakati Puti Maua Dirindu, kata BKSDA, di aplikasi hanya bisa dua kata maka Dirindu kita hilangkan, jadi sepakat kami kasih nama Puti Maua,” ucap Iron.
Iron menambahkan, Puti berarti jenis kelamin harimau itu betina. “Dalam bahasa Minang, Puti itu artinya perempuan atau putri. Sementara Maua, merupakan nama kampung tempat harimau itu ditangkap dan berkonflik dengan masyarakat,” jelasnya.