RanahSuara - Meskipun sudah di penghujung acara Indonesia City Expo (ICE) 2022, banyak stand dari Pemko se Indonesia yang masih gelar lapak, serta jumlah pengunjung yang melihat pameran ini masih ramai.
Salah satunya Dewan Kerajinan Nasional Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mereka masih membuka stand, menawarkan serta memamerkan barang unggulan dari kota Balikpapan.
Mereka memamerkan dan menjual berbagai asesoris mulai dari kalung hingga gelang. Selain itu, mereka juga memamerkan dan menjual kain batik, tas, tali tas dan peci.
Untuk harga yang ditawarkan masih terbilang terjangkau. Dihari penutupan mereka memberi Diskon kepada para pengunjung yang membeli barang-barangnya, mereka hampir memberi diskon untuk semua jenis barang yang ada.
"Untuk harga gelang sebenarnya itu Rp. 30.000, dan mumpung hari ini penutupan dan hari terakhir, jadi kami beri banyak diskon pada barang kami, untuk gelang ini Rp. 25.000 saja", jelas Regina (26) pegawai di stand Balikpapan pada Rabu, (10/8/2022).
Mereka juga mengenalkan kain batik khas Balikpapan, salah satunya batik tulis yang menggunakan motif berbentuk lobster dan cumi-cumi.
Pembuatan Batik ini membutuhkan waktu yang cukup lama, proses pembuatannya yang detail serta dilakukan secara manual, hingga untuk menyelesaikan kain batik ini dibutuhkan waktu satu sampai dua bulan pengerjaan. Batik ini dibuat oleh pengrajin yang sudah ahli, untuk pengrajinnya berasal dari Dayak asli.
Untuk harga kain Batik ditawarkan mulai dari Rp. 2.750.000 per 2 meter. Harga yang cukup mahal ini disebabkan karena proses pembuatannya yang lama dan detail.
"Proses pembuatan memakan waktu hingga satu sampai dua bulan, sebab itu harganya sedikit mahal," ungkap Regina.
Baca Juga: Viral! Perempuan Ini Kombinasikan Mi Instan Bikin Warganet Ngiler
Pemko Balikpapan berencana untuk kembali ke kotanya esok hari, mereka akan mulai membereskan keperluan hari ini.
"Rencananya kami besok mau balik, dan nanti sore sekitar pukul 03:00 Wib kami akan mulai beberes semua yang diperlukan," tutup Regina. (Kelly/mg1)