Liga 2 Gunakan Format 3 Wilayah, Begini Respons Semen Padang FC yang Sempat Usulkan 2 Wilayah

Ranah

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:23 WIB
Liga 2 Gunakan Format 3 Wilayah, Begini Respons Semen Padang FC yang Sempat Usulkan 2 Wilayah
Pemain Semen Padang FC jelang menghadapi PSPS Pekanbaru. (Instagram @semenpadangfcid)

RanahSuara.id - PSSI sudah menetapkan Liga 2 2022 menggunakan format tiga wilayah. Sebanyak 28 klub yang mengikuti Liga 2 akan dibagi ke dalam tiga grup.

Format tiga wilayah di Liga 2 2022 ini berbeda dengan usulan Semen Padang FC beberapa waktu lalu. 

Dalam manager meeting antara manajer seluruh tim dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) ketika itu, Manajemen Semen Padang FC mengusulkan agar Liga 2 digelar dengan menggunakan format dua wilayah.

Pelatih Kepala Semen Padang FC Delfiadri akhirnya memberikan tanggapan terkait keputusan PSSI yang menetapkan format Liga 2 2022 yang dibagi ke dalam tiga wilayah.

“Format kompetisi ini, terus terang, kita dari Semen Padang FC mengusulkan dibagi ke dalam dua wilayah, supaya sedikit istilahnya yang bisa bermain,” ujar Delfi, Rabu (17/8/2022).

Delfi mengungkapkan, jika Liga 2 2022 dibagi ke dalam tiga wilayah, maka satu grup akan ada sembilan klub.

Pembagian wilayah akan terdiri dari wilayah barat 9 klub, timur 9, dan wilayah tengah 10 klub.

Akibatnya terang Delfi, dalam satu daerah saja bisa ada tiga klub yang bersaing untuk merebut tiket lolos ke babak selanjutnya.

Seperti dari Sumatra Utara ada tiga klub yang bermain. Meski demikian, Semen Padang FC akan berjuang untuk bisa memenangkan kompetisi.

baca juga

“Jadi kita menyikapi dengan positif saja, kalau kita siap 100 persen dan memenangkan setiap pertandingan maka kita akan berhasil lolos ke babak selanjutnya,” bebernya.

Ia pun mengharapkan kepada pemain agar berhasil memenangkan setiap pertandingan. Dengan begitu bisa dihindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.

Sebelumnya, CEO Semen Padang FC, Win Bernadino mengungkapkan alasan dirinya meminta format dua wilayah.

Menurut Win, jika menggunakan format dua wilayah maka tahapan kompetisi menjadi lebih singkat.

Sementara, menggunakan format tiga wilayah akan membuat kompetisi berjalan lebih lama. Hal itu pun tentu akan berpengaruh terhadap biaya kompetisi.

“Kalau tiga wilayah itu ada babak enam besar, ada semifinal, ada play off dan masih banyak lagi, namun ada juga plus minusnya, tapi itu tergantung bagaimana format pertandingan,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berakhir Imbang, Pelatih Semen Padang FC Sebut Timnya Gagap saat Lawan PSPS Riau

Berakhir Imbang, Pelatih Semen Padang FC Sebut Timnya Gagap saat Lawan PSPS Riau

Riau | Rabu, 17 Agustus 2022 | 20:55 WIB

PSPS Riau Janji Tampil Maksimal saat Hadapi Semen Padang FC

PSPS Riau Janji Tampil Maksimal saat Hadapi Semen Padang FC

Riau | Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:05 WIB

Laga Semen Padang FC Vs PSPS Riau Ajang Evaluasi Jelang Jajal Kompetisi Liga 2 2022

Laga Semen Padang FC Vs PSPS Riau Ajang Evaluasi Jelang Jajal Kompetisi Liga 2 2022

Sumbar | Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:28 WIB

Terkini

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:22 WIB

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:21 WIB

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:13 WIB

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:08 WIB

FKGI Dukung Langkah Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah

FKGI Dukung Langkah Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:03 WIB

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:58 WIB

Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini

Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:56 WIB

Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda

Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:51 WIB

×