Viral Video Penghuni Asrama Unand Disuruh Gunting Celana Sendiri Karena Diduga Langgar Aturan

Ranah

Senin, 31 Oktober 2022 | 17:04 WIB
Viral Video Penghuni Asrama Unand Disuruh Gunting Celana Sendiri Karena Diduga Langgar Aturan
Video dua penghuni asrama Unand disuruh gunting celana sendiri karena diduga langgar aturan beredar di media sosial. (Instagram @infounand)

RanahSuara.id - Baru-baru ini di media sosial beredar video yang memperlihatkan dua orang mahasiswi yang merupakan penghuni asrama Universitas Andalas (Unand) mendapatkan hukuman berupa menggunting celananya sendiri.

Cuplikan video itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infounand. Dalam video terlihat, dua mahasiswi yang wajahnya ditutup sedang menggunting celananya sendiri. 

"Asrama yang diketahui memiliki aturan yang ketat termasuk terkait aturan berpakaian terutama bagi putri, sedang menuai sorotan," tulis di caption @infounand.

"Dalam video ini diketahui bahwa mahasiswi asrama dihukum menggunting pakaian (celana) sendiri karena dianggap melanggar peraturan yang berlaku," sambung @infounand.

Hukuman yang diterima dua mahasiswi itu pun mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, salah satunya dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Unand.

Ketua GMNI Unand Saraga Mulyana menyayangkan tindakan provokatif pengelola asrama yang berpotensi menciderai kebhinekaan di lingkungan kampus Unand.

Menurut Saraga Mulyana, proses pendidikan yang bebas dari diskriminasi adalah hak setiap bangsa Indonesia.

"Segala tindakan-tindakan yang berupaya merusak, mengusik dan merongrong kebebasan dalam proses pendidikan, suatu perbuatan tercela, tidak beretika. Tidak mencerminkan nilai-nilai pancasila,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/10/2022).

Ia menambahkan, bahwa hukuman menyuruh penghuni asrama memotong celana itu juga dianggap sebagai diskriminasi, serta tindakan arogansi pihak pengelola asrama kampus.

baca juga

"Dalam berita itu didapati pihak pengelola asrama bersikap arogan dengan menyuruh dua orang penghuni asrama yang faktanya non muslim untuk memotong pakaiannya sampai tidak bisa digunakan lagi," bebernya.

“Hal ini sangat disayangkan kawan-kawan. Asrama kampus yang hari ini dialokasikan sebagai penunjang fasilitas kawan-kawan penerima KIP-K yang notabennya adalah orang-orang yang dianggap kurang mampu diperlakukan demikian,” katanya.

Dia mengajak anggota dan kader GMNI Unand untuk berperan aktif mengawal persoalan itu sampai mendapat keadilan oleh pihak kampus. Dia juga mengimbau seluruh anggota dan kader GMNI Unand mengadakan upaya perlawanan atas penindasan tersebut.

Senanda, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Padang menyayangkan tindakan pembina asrama Unand yang menyuruh dua orang mahasiswa memotong celana karena melanggar aturan. 

Dua orang mahasiswa ini diketahui asal Papua dan Sumatra Utara yang merupakan non muslim. GMKI Padang menyesalkan tindakan pembina asrama yang tidak terlebih dahulu memberikan teguran.

Ketua Cabang Demisioner GMKI Padang, Mellynia Sijabat mengatakan, aksi potong celana itu terjadi pada Sabtu 29 Oktober 2022. Saat itu, kedua mahasiswa hendak pergi kuliah keagamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hidroponik Kian Populer, Dosen TPB Unand Lakukan Pengabdiandi SMA Negeri 1 Lubuk Alung

Hidroponik Kian Populer, Dosen TPB Unand Lakukan Pengabdiandi SMA Negeri 1 Lubuk Alung

Ranah | Senin, 17 Oktober 2022 | 13:42 WIB

Pilkada Padang 2024 Bakal 'Diserbu' Banyak Tokoh, Pengamat: Petahana Tidak Kuat!

Pilkada Padang 2024 Bakal 'Diserbu' Banyak Tokoh, Pengamat: Petahana Tidak Kuat!

Sumbar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Efek Besar Anies Baswedan Capres 2024, Pemilih Gerindra di Ranah Minang Diprediksi Migrasi ke Partai NasDem

Efek Besar Anies Baswedan Capres 2024, Pemilih Gerindra di Ranah Minang Diprediksi Migrasi ke Partai NasDem

Sumbar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×