Ranah.co.id - Telah lama hilang, Bjorka kembali hadir dengan membobol data di aplikasi MyPertamina. Sebelumnya Bjorka juga pernah membobol data pemerintah, rakyat dan juga pejabat.
Dilansir dari akun Twitter @secgron, Bjorka melakukan aksinya di aplikasi MyPertamina. Aksi ini berupa peretas data-data seperti nama lengkap, nomor HP, jenis kelamin, Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kemudian, juga ada Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat tempat tinggal, alamat email, dan gaji (harian, bulanan, tahunan).
Jumlah data yang diretas itu 44 juta dan dijual dengan harga 25 ribu US Dollar atau Rp390 juta. Memalui cuitannya @secgron sangat menyayangkan atas tindakan Bjorka.
"Publik dipaksa utk daftar di berbagai aplikasi, tapi tak ada jaminan bahwa data kita akan aman. Sekalinya menjamin, tak lebih dari sekadar omong kosong belaka," tulis @secron, dikutip dari suara.com, Kamis, (10/11/2022).
Warganet juga beramai-ramai memberikan komentarnya atas aksi Bjorka tersebut.
"Padahal bulan lalu RUU pelindungan data pribadi barusan disahkan. Udah punya nama resmi UU no 27 2022. Dan udah ada sosiasinya https://appdi.or.id. Tapi gatau lah," ujar @nihxxx.
“Selow aja. Bukan kasus B*k*p ini” ujar @antxxx.
“Bjorka mulu yang ngehack. Yang lain kaga minat apa gimana ya?" ujar @novxxx. (Ari Julian Pratama/Mg2)
Baca Juga: Hadir di Konser GTV Love Bandung, Iwan Fals Siap Tampil Bareng Anak: Buat Saya Ini Spesial Banget