Peretas Data Asuransi Medibank di Australia Minta Tebusan Rp151 Miliar

Siswanto, ABC

Kamis, 10 November 2022 | 14:38 WIB
Peretas Data Asuransi Medibank di Australia Minta Tebusan Rp151 Miliar
Ilustrasi peretas (Shutterstock).

Suara.com - Peretas Medibank mengklaim mereka menuntut uang tebusan $19,7 juta atau sekitar Rp151 miliar untuk tidak merilis informasi pelanggan yang dicuri, setelah perusahaan asuransi kesehatan itu mengecam data terbaru yang disebarkan para peretas sebagai serangan "berbahaya" terhadap warga Australia yang rentan.

Dalam pesan mengerikan yang diposting di web gelap semalam, para peretas merilis rincian sensitif dari prosedur medis pelanggan dan mengatakan telah menuntut bayaran $1 atau sekitar Rp16.000 untuk setiap data pelanggan Medibank yang berjumlah 9,7 juta orang itu.

ABC memahami bahwa rilis ilegal terbaru dari data Medibank termasuk data yang menghubungkan ratusan pelanggan untuk mengakhiri kehamilan.

Ada setidaknya 300 file dalam rilis terbaru di situs yang terhubung ke entitas kriminal yang didukung Rusia.

Medibank menekankan bahwa orang mungkin menghentikan kehamilan karena berbagai alasan, termasuk kehamilan ektopik, keguguran, dan komplikasi.

Penyedia asuransi kesehatan swasta menasihati orang untuk tidak mencari data, dan menggambarkan penyebaran data ilegal yang sedang berlangsung sebagai sesuatu yang "menyedihkan."

"Menambahkan satu file lagi [nama dihapus]," isi posting kelompok kriminal itu.

"Masyarakat bertanya kepada kami tentang uang jumlah tebusan, itu $10 juta. Kami bisa kasih diskon jadi 9,7 juta $1=1 pelanggan."

Kelompok tersebut mulai merilis data Medibank di web gelap pada Rabu dini hari di bawah file bernama "daftar anak baik" dan "daftar anak nakal."

baca juga

Medibank telah mengonfirmasi bahwa hampir 500.000 klaim kesehatan dengan informasi detil telah dicuri, bersama dengan informasi pribadi, setelah kelompok yang tidak disebutkan namanya itu meretas sistemnya beberapa minggu yang lalu.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, David Koczkar, kepala eksekutif penyedia asuransi kesehatan terbesar di negara itu, mengatakan rilis informasi itu "memalukan".

"Kami bertanggung jawab untuk mengamankan data pelanggan kami dengan serius dan sekali lagi kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami," katanya.

 "Membuat informasi pribadi orang sebagai senjata dalam upaya pemerasan adalah berbahaya, dan itu adalah serangan terhadap anggota komunitas kami yang paling rentan.

"Ada orang-orang nyata di balik data ini dan penyalahgunaan data mereka sangat disayangkan dan dapat membuat mereka enggan mencari perawatan medis."

Operation Guardian, satuan yang dibentuk untuk mengatasi peretasan Optus baru-baru ini, kini telah diperluas untuk menyelidiki pencurian data Medibank.

Asisten Komisaris Komando Cyber Kepolisian Federal Australia, Justine Gough, mengatakan Operation Guardian bekerja dengan polisi negara bagian dan teritori untuk mengidentifikasi anggota komunitas yang berisiko mengalami penipuan identitas.

"Jika anggota masyarakat merasa mereka dalam bahaya, mereka harus segera menghubungi triple zero," katanya.

Menteri Keamanan Cyber, Clare O'Neil, mengatakan kepada parlemen pada hari Rabu bahwa pemerintah telah mempersiapkan data yang akan dipublikasikan selama beberapa minggu.

"Tindakan yang diambil sebagai mekanisme koordinasi nasional sebagai langkah persiapan sangat menyeluruh," katanya.

"Ini termasuk menempatkan pelindung kemanan di sekitar data pemerintah, polisi negara bagian yang bekerja dengan individu yang terkena dampak, juga organisasi pendukung dan konseling kesehatan mental, serta menerapkan rencana manajemen di sekitar orang-orang yang memiliki beberapa kerentanan yang sangat spesifik."

Clare O'Neil meminta perusahaan media sosial khususnya untuk memastikan platform mereka tidak digunakan untuk mempublikasikan informasi curian.

"

"Jika Anda melakukannya [mengizinkan penerbitan data curian], itu artinya Anda membantu dan bersekongkol dengan bajingan yang berada di jantung tindakan kriminal ini, dan saya tahu Anda tidak akan melakukan itu pada negara Anda sendiri dan warganya," katanya.

"

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00 WIB

4 Fakta OTT KPK di Lingkungan BNPB Semalam, Siapa Saja yang Ditangkap?

4 Fakta OTT KPK di Lingkungan BNPB Semalam, Siapa Saja yang Ditangkap?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Tim Febrie Adriansyah Persoalkan 22 Masalah dalam Dakwaan, dari Selisih Rp 5 Miliar hingga Aset TPPU

Tim Febrie Adriansyah Persoalkan 22 Masalah dalam Dakwaan, dari Selisih Rp 5 Miliar hingga Aset TPPU

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Bawang Ikut Melonjak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Bawang Ikut Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Catat Tanggalnya! Forza Horizon 6 Rilis di PS5 Januari 2027

Catat Tanggalnya! Forza Horizon 6 Rilis di PS5 Januari 2027

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Raline Shah Mundur dari Komdigi, Apa Saja Kontribusinya?

Raline Shah Mundur dari Komdigi, Apa Saja Kontribusinya?

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat,  Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

×