ranah

Kapolri Dinilai Lamban Soal Kasus Tambang Ilegal, Pengamat: Jokowi Harus Terjun Langsung

Ranah Suara.Com
Sabtu, 03 Desember 2022 | 15:05 WIB
Kapolri Dinilai Lamban Soal Kasus Tambang Ilegal, Pengamat: Jokowi Harus Terjun Langsung
Presiden Jokowi. (Instagram @jokowi)

Ranah.co.id – Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISEES) Bambang Rukminto menyebutkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terlihat kurang cepat dalam menangani segala persoalan di tubuh Polri.

Yaitu, seperti kasus tambang ilegal yang viral melalui video pengakuan oleh Ismail Bolong yang mengatakan bahwa ia bekerja sama dengan perwira tinggi Polri. 

Bambang melihat kinerja Kapolri seolah hanya memberikan pernyataan retorika tanpa adanya langkah yang nyata untuk menyelamatkan citra Polri meskipun kasus tersebut sudah turut menyeret Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

"Kapolri harus turun tangan sendiri dan menunjukkan langkah-langkahnya yang konkret (menyelesaikan persoalan di tubuh Polri). Bukan statemen-statemen, bukan retorika-retorika, dan bukan akan-akan," jelas Bambang saat dikutip dari Suara.com pada Sabtu (3/12/2022).

“Kalau masih menunda-nunda dan menunggu desakan publik (kasus tambang ilegal Ismail Bolong), ini akan menjadi buruk bagi citra Polri yang profesional, bahwa kepolisian tidak bergerak bila tidak terdesak,” lanjut Bambang.

Bambang menyebut bahwa dalam kasus ini, maka Presiden Jokowi harus ikut terjun jika Kapolri masih belum mengambil langkah yang pasti dalam menyelamatkan instansi Polri terkait kasus- kasus yang menimpa kepolisian belakangan ini. 

Jokowi sebagai pemimpin negara juga dapat mengambil alih proses penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan tambang ilegal yang melibatkan lembaga-lembaga eksternal untuk menjaga objektivitas namun tetap dipimpin secara langsung oleh Jokowi. 

“Presiden (Jokowi) bukan sekedar meminta, melainkan memerintahkan Kapolri untuk secepatnya mengambil Tindakan terhadap personel yang melakukan pelanggaran,” sebut Bambang. 

“Sekaligus mengumumkan kepada publik hasil penyelidikannya dengan transparan,” kata Bambang. 

Baca Juga: Alasan Edinson Cavani Tinju Monitor VAR pasca Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Menurut pandangan Bambang, kasus dugaan tambang ilegal ini juga tak kalah serius disbanding dengan kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo kepada Brigadir J. (Windy L. Hamidi/Mg1)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI