Ranah.co.id - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mengakhiri tahun 2022 dengan berada di rangking 1 dunia. Mereka menggeser peringkat pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang turun ke posisi ke-2.
Menghadapi turnamen di 2023 mendatang, Fajar/Rian mengungkapkan bakal menghadapi persaingan yang semakin ketat. Mengingat di 2023 sudah dimulai kualifikasi Olimpiade 2024.
Untuk itu, pasangan Fajar/Rian berharap mereka bisa mempertahankan performa terbaiknya.
"Tahun 2023 pasti akan lebih ketat, apalagi ada penghitungan poin ke Olimpiade. Yang jelas jangan lengah dan jangan puas sampai di sini," kata Fajar dikutip dari Suara.com pada Sabtu (31/12/2022).
Rian mengatakan, bahwa semua pemain pasti akan fokus untuk merebut ranking satu. Untuk itu, pasangan ini tidak mau memikirkan kalau mereka di ranking satu. Hal ini mengingat itu hanya ranking, kalau sudah di lapangan semua pemain bisa menang dan bisa kalah.
"Jadi tetap harus bisa fokus dan enjoy. Semakin di atas pasti tantangan pun semakin berat. Jadi kami harus lebih siap mempersiapkan mentalnya," beber Rian.
Menanggapi rangkingnya saat ini di peringkat 1 dunia, pasangan ini pun bersyukur atas pencapaian tersebut.
"Yang pasti sangat bersyukur dan senang. Tadinya akhir tahun ingin finis di posisi tiga besar targetnya tapi alhamdulillah bisa lebih. Hal ini harus dipertahankan," tutur Fajar.
"Bersyukur alhamdulillah bisa jadi ranking satu di akhir tahun, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pastinya ini hasil kerja keras kami berdua dan tim pelatih juga tim pendukung. Ini jadi tahun terbaik kami sebagai pasangan, semoga bisa lebih konsisten dan lebih enjoy di setiap pertandingan," harap Rian.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem! Beberapa Wilayah di Kota Semarang Tergenang Banjir
Fajar/Rian pun mengungkapkan kunci kesuksesan mereka tahun ini. Yaitu hanya fokus di setiap pertandingan dan tidak memikirkan target yang terlalu jauh.
"Kami tidak menyangka bisa jadi nomor satu, karena kita hanya fokus lebih menikmati pertandingan, tidak terlalu memikirkan hasil. Kalau menang tidak cepat puas, kalau kalah kami segera evaluasi," terang Rian.
"Kuncinya selalu fokus di setiap pertandingan, tidak terlalu memikirkan jauh tapi bermain meningkat di setiap kesempatan," sambung Fajar.
Jelang turnamen perdana di 2023 mendatang yaitu Malaysia Open, Fajar/Rian saat ini telah kembali berlatih di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.
Diketahui, turnamen Malaysia Openini sudah naik kelas dari BWF World Tour Super 750 ke BWF World Tour Super 1000. Rencananya turnamen yang akan digelar di Kuala Lumpur itu bakal berlangsung pada 10-15 Januari mendatang.