Polri Ingatkan Peserta Pemilu Tak Menyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian di Ruang Digital

Ranah

Jum'at, 06 Januari 2023 | 10:06 WIB
Polri Ingatkan Peserta Pemilu Tak Menyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian di Ruang Digital
Ilustrasi Ruang Digital. (pixabay.com)

Ranah.co.id - Kepolisian Republik Indoensia (Polri) meminta agar peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 bertanggungjawab dalam memanfaatkan ruang digital, sehingga tidak menyebarkan Hoaks dan Ujaran Kebencian seperti yang terjadi tahun 2019.

Wakabareskrim Polri, Irjen. Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, pihaknya tidak ingin ruang digital dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian dan sarana pemecah belah.

"Para calon harus bertanggungjawab dalam memanfaatkan ruang digital. Harus menyebarkan program kerja, visi dan misi, sehingga tidak terjadi polarisasi. Masyarakat jadi bisa menilai dengan objektif dan membawa Indonesia menjadi lebih baik," ujar Asep dikutip dari Tribratanews, Jumat (6/1/2023).

Menurut Asep, ruang digital memang menjadi sarana yang baik untuk mempromosikan diri para calon. Ruang digital mampu menyebarkan informasi para calon dengan cepat dan memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi.

Namun, ia mengingatkan, para calon agar tidak menggunakan ruang digital untuk menyebar hoaks dan tidak ingin kejadian seperti pemilu 2019 terulang lagi.

"Tahun 2019, 67,2 persen hoaks terkait isu politik. Ini harus menjadi pembelajaran. Kejadian seperti di Pemilu 2019 tidak boleh terjadi lagi di 2024, karena berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Mari bersama-sama kita perangi hoaks di ruang digital. Sehingga perpecahan bisa dihindari dan ruang digital Indonesia bisa menjadi kekuatan bagi bangsa kita," katanya.

Diketahui, Kemenkominfo RI juga telah memblokir 1.321 konten Hoaks dalam ranah politik hingga 3 Januari 2023.

Kemenkominfo RI, Johni G. Plate mengatakan, dinamika pada tahun politik salah satunya adalah penyebaran hoaks, ujaran kebencian dengan berbagai variabelnya seperti politik identitas mencapai ribuan konten.

Ribuan konten itu telah diblokir oleh Kemenkominfo karena berpotensi menimbulkan hal yang kontraproduktif dan mengancam persatuan negara

"11 streaming radikal dan 86 URL telah kami blokir karena berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya dikutip dari purwokerto.suara.com, Jumat (6/1/2023).

Dia menegaskan, Pemilu adalah momentum untuk menentukan arah bangsa dan seluruh warga negara bisa berpartisipasi untuk memilih pemimpin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga BBM Pertamina Resmi Turun Hari ini, Cek Daftarnya

Harga BBM Pertamina Resmi Turun Hari ini, Cek Daftarnya

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:57 WIB

Nikita Mirzani Mendadak Jalani Operasi Pagi Ini: Kalau Nggak, Kata Dokter Bisa Lumpuh

Nikita Mirzani Mendadak Jalani Operasi Pagi Ini: Kalau Nggak, Kata Dokter Bisa Lumpuh

Entertainment | Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:47 WIB

Katanya Alasannya Mendesak, Tapi Kok Perppu Cipta Kerja Dibuat Sampai 1.000 Halaman

Katanya Alasannya Mendesak, Tapi Kok Perppu Cipta Kerja Dibuat Sampai 1.000 Halaman

Video | Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:50 WIB

Terkini

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Aksi Brutal Pria Mabuk di Nguling Pasuruan Berakhir di Ujung Jeruji

Aksi Brutal Pria Mabuk di Nguling Pasuruan Berakhir di Ujung Jeruji

Jatim | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:52 WIB

Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang

Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang

Banten | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:52 WIB

5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda

5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:43 WIB

Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga

Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga

Jabar | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:43 WIB

10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?

10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:42 WIB

Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata

Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata

Malang | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:40 WIB

Lapas Narkotika Gowa Dirusak Massa, Dituding Sarang Narkoba

Lapas Narkotika Gowa Dirusak Massa, Dituding Sarang Narkoba

Sulsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:33 WIB

Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Sukabumi Batal Mulai Tahun Ini

Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Sukabumi Batal Mulai Tahun Ini

Jabar | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:32 WIB

Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali

Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB