Ranah.co.id - Jabatan Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule sebagai ketua umum (Ketum) PSSI akan segera berakhir.
Hal ini dikarenakan pada hari ini, Kamis (16/2/2023), PSSI melalui Kongres Luar Biasa (KLB) akan menentukan pengurus yang baru. Pengurus baru tersebut yaitu Ketum PSSI, Wakil Ketum PSSI, dan para anggota Komite Eksekutif (Exco).
Selama kepemimpinannya di PSSI, Iwan Bule merasa cukup puas. Dimana, Timnas Indonesia mengalami progres yang positif.
Di antaranya, Timnas senior lolos ke Piala Asia 2023 dan timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023. Kemudian, timnas U-16 juara Piala AFF 2022.
Selanjutnya, timnas putri lolos ke Piala Asia 2022 untuk pertama kali setelah 32 tahun. Serta, peringkat FIFA timnas Indonesia melonjak dari 179 ke 151.
Iwan Bule mengharapkan, di bawah kepengurusan PSSI yang baru, Timnas Indonesia bisa terus lebih baik hingga peringkatnya menembus 100 besar FIFA.
"Bukan saya yang hebat, tapi semuanya. Praktis kami aktif hanya sekitar 1,4 bulan karena pandemi COVID-19," ujar Iwan Bule dikutip dari bolatimes.com pada Kamis (16/2/2023).
"Saya mau berpesan agar semua percaya proses. Tidak ada yang tiba-tiba. Semoga pengurus baru PSSI bisa membawa timnas ke peringkat 100 FIFA," harapnya.
Di akhir masa jabatannya, Iwan Bule pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan voters dan masyarakat pecinta sepak bola Indonesia yang telah mempercayakan amanah kepada dirinya untuk memimpin PSSI.
"Sebuah kebanggaan yang luar biasa, karena sepak bola sudah terbukti dapat menyatukan kita semua," bebernya.
"Atas nama pribadi, saya mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya apabila selama diamanahkan menjadi pemimpin PSSI terdapat kesalahan. Sebagai manusia, kita pasti tidak luput dari itu," katanya.
Ia pun mengharapkan agar kegiatan KLB hari ini mampu melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu mengatasi persoalan sepak bola Indonesia. Hal ini demi mewujudkan prestasi sepak bola untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional.
Diketahui, Iwan Bule tidak lagi menjadi Ketua Umum PSSI. Hal ini karena ia tidak mencalonkan diri untuk pemilihan ketua umum PSSI periode 2023-2027.