• Cuci kedua telapak tangan masing-masing sebanyak tiga kali.
• Bersihkan area kemaluan dan bagian tubuh lainnya seperti dubur, pusar, sela-sela kaki, dan juga ketiak memakai tangan kiri.
• Cuci kedua telapak tangan kembali (boleh nenggunakan bilasan air saja atau dengan sabun).
• Berwudhu sama seperti hendak sholat.
• Guyur kepala maising-masing sebanyak 3x.
• Siram kembali kepala sebanyak tiga kali.
• Siram seluruh bagian tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki bagian kanan dan kiri.
• Usai melakukan 8 langkah mandi wajib itu, maka kamu bisa melakukan kegiatan membersihkan diri saat mandi seperti biasanya.
Berikut adalah urutan tata cara mandi keramas sebelum puasa Ramadhan untuk laki-laki.
• Awali dengan membaca niat mandi wajib "Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala." atau bacaan niat mandi sebelum puasa Ramadhan lainnya sesuai dengan sebab hadasnya.
• Cucilah kedua telapak tangan, mulai dari tangan kanan dan tangan kiri.
• Basuh area kemaluan hingga dubur.
• Wudhu sesuai akan melakukan sholat.
• Sela-sela pangkal kepala sampai sela-sela rambut memakai tangan tangan yang basah dan air mengalir.
• Siram bagian kepala sebanyak tiga kali.
• Guyurlah seluruh bagian tubuh, mulai dari sisi kanan ke sisi kiri, lalu mencuci kedua kaki.
• Selesai melakukan 7 langkah mandi wajib itu, maka bisa melanjutkan kegiatan membersihkan diri saat mandi seperti biasa.
Waktu Mandi Keramas Ramadhan
Mandi keramas puasa Ramadhan daoat dilakukan sebelum berpuasa, yakni di malam hari sebelum memasuki waktu sahur atau usai sahur sebelum masuk waktu subuh. Apabila lupa untuk mandi wajib sebelum puasa Ramadhan karena tidak sengaja saat keadaan belum suci dari hadas, maka puasa yang dijalani tidak batal hukumnya .
Akan tetapi, usai menyadarinya, maka dianjurkan untuk mandi wajib dan bertobat kepada Allah SWT. Hal ini sejalan dengan bunyi hadits yang diriwayatkan oleh Muslim yang berbunyi:
'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata,
قَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ فِى رَمَضَانَ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ غَيْرِ حُلُمٍ فَيَغْتَسِلُ وَيَصُومُ.
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa." (HR. Muslim).
Itu tadi niat mandi keramas puasa Ramadhan tulisan Arab, latin dan artinya. Semoga dengan melakukan sunnah ini maka ibadah puasa kita akan berjalan lancar.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari